by

Antisipasi Unjuk Rasa, Polres Blora Kedepankan Tindakan Humanis Dengan Polwan Sebagai Negosiator

BLORA, Bratapos.com – Mengamankan aksi unjuk rasa, tidak harus dengan memasang personel polisi pria berotot keras. Kecantikan para personil Polwan juga bisa meredam emosi massa.

Meski demikian, Polwan-polwan cantik itu tetap dibekali dengan kemampuan fisik untuk mengatasi jika terjadi hal-hal yang anarkis. Sebanyak 20 anggota polwan dilatih kemampuan sebagai tim negosiator, selain itu juga dilatih melumpuhkan provokator demonstran yang ingin membuat situasi menjadi tidak kondusif atau anarkis. Kegiatan latihan tersebut dilaksanakan di halaman belakang Mapolres dengan dilatih oleh instruktur dari Sat Sabhara Polres Blora.

Kasat Sabhara Iptu Isnaeni,SH,MH mengatakan sejumlah anggota Polwan Polres Blora dilatih sedemikian rupa untuk bisa menjadi tim negosiator yang handal dalam menghadapi massa, agar dapat meredam emosi demostran sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan baik fisik maupun mental personil Polwan bila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam menghadapi aksi unjuk rasa,” ucap Kasat Sabhara, Selasa (20/10/2020).

Menurutnya, pasukan dalmas tak hanya diisi personel laki-laki saja. Tetapi juga personil Polwan juga bisa dipergunakan jika situasi sudah urgen. Meski keseharian Polwan ini bertugas di bagian staf akan tetapi kemampuan lapangan juga harus dimiliki agar saat dibutuhkan, bisa siap, tidak perlu dilatih atau dipersiapkan lagi,” harap Kasat Sabhara.

Kemudian terakhir ditambahkan Iptu Isnaeni Polwan juga dapat diterjunkan sebagai tim pertolongan bila ada korban perempuan dalam aksi unjuk rasa. Selain tugas kita mengamankan aksi unjuk rasa, Polri juga harus mampu memberikan pertolongan kepada masyarakat yang menjadi korban luka-luka jika terjadi aksi anarkis,” pungkasnya.

Reporter: Bambang
Editor: Arta
Publisher: Ariefin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA