by

Program Kegiatan KKN Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

-Terbaru-83 views

Pendampinga UMKM Kedai kopi untuk perbaikan kemasana, dan branding produk serta membantu pemasaran online. Dalam masa pandemi covid-19 di tahun 2020 ini merupakan tahun yang sulit dijalani bagi kita semua karena dari adanya pandemi ini sejak akhir februari kemarin.

Kebetulan pada bulan agustus kemarin dimana diadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata oleh Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, pada tanggal 5 agustus 2020. Yang dimana kegiatan ini mulai diresmikan pembukaan dan pemberangkatan dengan basis online. Hal ini merupakan baru pertama kali dilakukan secara online karena adanya pandemic covid-19 ini.

Banyaknya umkm yang merasakan bagaimana penurunan pendapatan yang disebabkan pandemic ini, mahasiswa Umsida yang melakukakan kegiatan KKN ini melakukan pendampingan untuk memperbaiki kemasan, branding produk dan pemasaran secara online di kedai Kopi Rempong di salah satu desa wilayah Sidoarjo lebih tepatnya di desa Siwalanpanji kec. Buduran.

Sebagai salah satu mahasiswa yang mengikuti kegiatan KKN ingin membantu para pelaku usaha umkm ini. Produk UMKM ini sebuah Kopi yangi mempunya berbagai varian rasa yaitu original, durian, banana, avocado dan strawberry. Dengan sangat antusias ingin menambah daya jual kopi yang bervarian rasa ini membuat kemasan botol yang menarik yang ditambahi dengan desain branding yang sangat cocok untuk produk kopi ini sehingga menambah daya tarik tersendiri. Peran mahasiswa disini melakukan pendampingan dalam pemasaran secara online melalui social media sehingga produk kopi tersebut dapat dikenal masyarakat lebih luas, melakukan inovasi desain branding dan pengemasan yang menarik.

Sedangkan untuk meningkatkan nilai jual dari produk kopi tersebbut mudah dikenal oleh masyarakat luas, maka dengan pemasaran online dan juga mempunyai suatu social media berupa instagram sangat membantu, dan juga dipsarkan melalui whatsapp. Untuk proses pembuatannya produk kopi tersebut melalu Proses awal dimulai dengan membuat ekstrak kopi dengan metode espresso dengan tujuan mendapatkan rasa maksimal yang ada pada kopi, proses selanjutnya adalah mencairkan bubuk perasa makanan yang mudah didapatkan di toko toko bahan makanan.

Setelah itu campurkan perasa yang sudah cair dengan susu skm dan susu uht serta espresso yang sudah dibuat sebelumnya, aduk hingga merata lalu masukkan kedalam botol dan tempelkan sticker logo product. Dan product siap dipasarkan. Jadi dengan adanya pemasaran online dan dengan pemberian kemasan serta desain logo ini mempunyai ciri khas dan mempunyai nilai jual yang lebih dan kekinian di era saat ini.

Dengan adanya pandemic saat ini tidak mempermasalahkan untuk langsung dating ke kedai kopi tersebut karena adanya pandemic saat ini dapat dipesan melalui social media sehingga dapat dikirim ke tujuan dan dapat dinikmati kapanpun dengan harga yang terjangkau semua kalangan. Karena hal ini menjadi suatu tantangan bagi para umkm untuk membantu kelangsungan hidup pelaku agar tidak sampai terjadinya gulung tikar karena adanya pandemic covid-19 ini.

CP : Auzan Surya Prasetyo (081231591040)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA