by

“Tak Perduli Siang Bolong” Jambret Beraksi di Lumajang, Mahasiswa Jadi Korban

LUMAJANG, Bratapos.com- Tindak kejahatan jalanan di Kabupaten Lumajang mulai marak lagi, bahkan tanpa pandang bulu bagi kawanan begal maupun jambret, siang bolong pun jadi, seperti yang terjadi pada Jumat, 25 September 2020 siang, sekitar pukul 12:30 Wib, telah terjadi aksi penjambretan di wilayah Jalan raya masuk Desa Sukosari Kecamatan Jatiroto. Ansori, Warga setempat, awalnya menceritakan di Grup WhatsApp Komunitas Masyarakat Lumajang jika siang itu telah terjadi Jambret di Sukosari.

“Ijin melintas barusan ada orang kena jambret di daerah Sukosari, ini mengantar korban ke Kedungjajang, alhamdulillah korban dan barang-barangnya aman dan selamat, ciri-ciri penjambret tidak diketahui terlalu cepat, gitu Lur,”Jlentrehya.

Pasca mendapatkan informasi tersebut Bratapos.com berusaha menghubungi Ansori secara langsung melalui via telepon, dijelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di dekat rumahnya. Jambret menarik tas korban hingga korban terjatuh, setelah itu dia bersama warga setempat menolong korban.

“Pasca kejadian, kita menolong korban, kita bawa kerumah tetangga saya, pelaku 2 orang pak, pakai sepeda motor lakik, sementara korban mengendarai sepeda Beat warna hitam, TKP di book putih pak, pas tikungan tanggung,”Terangnya.

Lebih lanjut Ansori menceritakan, jika korban adalah warga kedungjajang, namun dirinya tidak sempat menanyakan siapa namanya. Dia bersama tetangganya setelah kejadian mengantar pulang korban sampai di pertigaan ke kiri setelah Polsek Kedungjajang (Tidak sampai rumahnya), Namun korban sempat menyampaikan jika dirinya masih berstatus Mahasiswa di Jember.

“Sepertinya ia syok pak, kelihatan ketakutan, saya sama tetangga mengantar sampai pertigaan setelah polsek kedungjajang itu, masuk ke kiri, dia saja sampai lupa mengucapkan terimakasih, lebih jelasnya sampean tanyak korban pak, saya hanya mengantarkan korban biar selamat sampai tujuan atau sampai deket rumahnya aja,”Jelasnya.

Ansori juga menyampaikan, jika di daerah Sukosari siang hari jalanan sepi karena warga sekitar banyak yang bekerja di sawah.

“Daerah situ kalau siang memang sepi pak, karena rata-rata siang hari warga kerja di sawah,”Tambahnya.

Sementara itu, sebelumnya seorang warga Banyuwangi bernama Lukendra Aditesna Widigyo (25), tepatnya Sabtu, (19/9/2020) sekitar pukul: 03.30 Wib dini hari, juga menjadi korban kejahatan jalanan di Lumajang, yakni di Jalan Raya Ranuyoso. Pada kejadian tersebut sepeda motor milik korban Vario warna hitam keluaran tahun 2016 berhasil dibawa kabur kawanan begal.

Bahkan korban mengalami luka bacok di beberapa tubuhnya, beruntung korban masih selamat meski harus dirawat di RS Haryoto Lumajang selama kurang lebih 4 hari guna mendapatkan perawatan medis. Sayangnya Lukendra tidak bisa mendapat pelayanan BPJS karena kasus pembegalan masuk kategori penganiayaan bukan kecelakaan.

Reporter: Team Bratapos

Editor/Publisher: Shelor

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA