by

Mendagri Keluarkan Surat Edaran Tunda Pelaksanaan Pilkades Pada Masa Pandemi Covid-19

JAKARTA.Bratapos.com-Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang dijabat H Tito Karnavian dengan memerintahkan untuk menunda seluruh pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (pilkades).

“Pilkades ini ditunda semua, ada 3.000. Pilkades kita tunda karena tidak bisa kita kontrol. Itu kan yang melaksanakannya panitianya adalah bupati,” ujar Tito dalam webinar,Minggu (20/9/2020)

Menurut Tito hal ini sudah disampaikan melalui Surat Edaran yang diterbitkannya.

” Bahwa pilkades ini akan ditunda hingga Pemilihan kepala daerah (Pilkada) selesai diselenggarakan. Menurutnya pemerintah perlu melihat seperti apa penyelenggaraan pilkada lebih dulu,” tuturnya.

Masih Tito menegaskan penundaan pilkades ini merupakan salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19.

” Karena ini akan sangat rawan jika tetap pelaksanaan penyeleng garaan pilkades dilakukan dengan manajemen yang tidak baik,” tegas Mendagri

Berbeda dengan Pilkades, masih Tito mengatakan dengan penyelenggaraan Pilkada akan tetap dilaksanakan tahun ini.

” Akan disesuaikan dalam kebutuhan regulasi khusus untuk mencegah terjadinya kerumunan serta sanksi yang akan diberikan,” pungkasnya.

Selain itu, juga Tito mengatakan ada beberapa opsi regulasi yang tengah disiapkan. Pertama adalah peraturan pemerintah pengganti undang undang (Perppu) serta Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) .

“Opsi Perppu ada dua macam, Perppu yang mengatur mengenai keseluruhan covid, mulai dari pencegahan penanganan dan penegakan hukum. Kedua, Perppu spesifik hanya masalah protokol covid untuk pilkada,” terang Mendagri.

Hal inipun dikatakan Tito Karnavian ada opsi lainnya adalah PKPU yang harus segera direvisi dalam beberapa hari ini untuk menghasil kan aturan ini, dibutuh kan dukungan dari semua pihak.

“Ini perlu ada dukungan dari semuanya karena regulasi ini bukan hanya Mendagri. Saya hanya memfasilitasi, yang utamanya adalah KPU sendiri yang harus disetujui oleh komisi II DPR,” kata Mendagri.

Adapun, Tito menyebut bila dilaksanakan dengan baik, maka Pilkada tahun ini bisa menjadi momentum emas agar setiap daerah menangani Covid-19 dengan lebih baik.

” Dalam pilkada ini masyarakat harus didorong untuk memilih pemimpin yang bisa menangani pandemi Covid-19 dan dampak sosial ekonominya, dan kampanye yang dilaksanakan berkaitan dengan penanganan Covid-19 seperti pembagian sabun, masker, hand sanitizer dan lainnya,” papar Tito mantan Kapolri itu.

Red

Publish : Soleh

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA