by

Kades Burno Pertanyakan Masa Kepemimpinan “LMDH” Wono Lestari

LUMAJANG, Bratapos.com- Mengacu keputusan Direksi Perum Perhutani Nomor 682/KPTS/DIR/2009, maka terbentuklah LMDH Lembaga Masyarakat Desa Hutan, sebagai wadah dan wujud dari peran serta Masyarakat Desa Hutan, yang menghuni pinggiran hutan atau masih berada dalam kawasan hutan, LMDH Wono Lestari Desa Burno, adalah bentukan sesuai dengan keputusan direksi tersebut.

Menurut Sutondo, sebagai Kepala Desa (Kades) Burno mengatakan.

“LMDH adalah solusi dan jawaban nyata bagi kelangsungan hidup Masyarakat desa hutan, karena Masyarakat diuntungkan dengan adanya LMDH, namun bukan berarti tidak ada permasalahan dalam lembaga yang sudah kelas platinum ini, ujarnya. Rabu, (16/9/20).

Masih menurut sutondo, Polemik akan muncul manakala aturan lembaga dilanggar semisal AD/ART,LMDH Wono Lestari menjadi tidak jelas, terkait masa berakhirnya kepemimpinan Ketua Edi Santoso.

“Saya selaku pembina pada LMDH, ini mempertanyakan perihal masa kepemimpinan dalam lembaga itu, sempat saya mengirim surat secara kedinasan namun belum juga dijawab sama sekali,”imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dusun (Kasun) Karang anyar Desa Burno Hadi, dimana pihaknya juga mengaku sebagai anggota LMDH Wono Lestari, dan mempertanyakan tentang keabsahan pengangkatan Ketua LMDH Wono Leatari Edi Susanto.

Hal senada juga diungkapkan Asper BKPH Senduro Lesmana.

“Seharusnya apabila bicara kelembagaan maka ada mekanisme yang dilalui yang tertuang dalam AD/ART,”tandasnya.

Sementara saat tim media Bratapos.com mendatangi kantor LMDH Wono Lestari 16/9/20, di Bilangan Burno tidak ada aktivitas sama sekali dan terkunci rapat.

Reporter: Wawan

Editor/Publisher: Shelor. A

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA