oleh

Nurjanah Minta BOP Pondok Pesantren Harus Diawasi Jangan Ada Oknum Yang Memanfaatkan

PANDEGLANG.Bratapos.com-Saat ini, proses pencairan anggaran Bantuan Operasional Pesantren (BOP) sebesar 25 juta untuk  masing masing lembaga dari pemerintah untuk membantu pesantren dan lembaga pendidikan agama di masa Pandemi Covid sudah mulai disalurkan.

Bunda Nurjanah merupakan salah satu pengurus dari Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Kabupaten Pandeglang mengatakan, dana yang tidak sedikit ini merupakan hak pesantren dan ditujukan untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum mereda.

“Dana ini mutlak hak milik pesantren dan lembaga pendidikan. Jadi jangan sampai ‘disunat’ satu rupiah pun oleh oknum yang mencari keuntungan dari bantuan ini,” kata Nurjanah kepada Bratapos.com, Rabu (16/9/2020)

“Kita harus peduli untuk ikut mengawasi jika terjadi pemotongan pemotongan bantuan seperti ini dan Insyaallah, dengan ikut mengawasi agar bantuan pesantren benar-benar memberi kemaslahatan bagi santri, akan mendapat kan keberkahan tersendiri,” ungkap Nurjanah Pengurus Forum Silaturahmi Ponpes Kab Pandeglang seusai mengikuti acara pemilihan Ketua FSPP Kecamatan Angsana.

Kepada pemerintah, melalui berbagai elemen yang bertugas mengawasi juga harus benar-benar melakukan pengawasan agar tidak ada oknum yang melakukan pemotongan. Jika ditemukan ada pihak yang melakukan berbagai modus pemotongan, maka harus diproses secara hukum agar menjadi pelajaran dan tidak terulang lagi di waktu mendatang.

Sementara itu Ustadz Muhtadi Pimpinan dari Pondok Pesantren Roudotul Hidayah Desa Angsana saat di konfirmasi membenar kan sudah mencairkan dana BOP sebesar 25juta rupiah pada tiga hari kemarin di BNI Cabang Labuan.

“Tiga hari kemarin uang tersebut sudah di terima dan sudah digunakan untuk kepentingan para Santri,” terangnya.

Muhtadi saat ditanya mengenai hal yang menjadi sarat sebagai penerima BOP tersebut Muhtadi mengaku serba tidak tahu.

“Saya tidak tahu intinya ke pak Hasan urusan usulan bantuan apapun, saya itu tidak pernah tahu,” Dalihnya.

Namun Muhtadi juga tidak mempungkiri bahwa pihaknya telah diberikan informasi oleh salah seseorang satu hari sebelum pencarian.

” Dulu itu, sebelumnya salah seorang yang datang ke Pondok saya menawarkan bantuan tersebut,” Ucapnya.

Reporter : Hadi Isron

Publish : Soleh

REKOMENDASI UNTUK ANDA