oleh

Redam Amarah Umat, PD GPA MADINA Desak Polisi Tangkap Aktor Intelektual Penusukan Syeikh Ali Jaber

Madina – Bratapos.com. Pendakwah Sekaligus Ulama Hafidz Quran Syekh M Ali Jaber diduga ditusuk orang tidak dikenal saat sedang mengisi kajian di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Minggu (13/9) sore menuai pembahasan dikalangan organisasi islam baru baru ini.Banyak yang mengecam tindakan yang tidak terpuji tersebut.

Informasi yang dihimpun peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Di mana Syekh Ali yang kala itu sedang mengisi kajian Minggu dan Wisuda Tahfiz Quran di tiba-tiba saja didatangi seorang pria kurus berbaju biru di atas panggung. Yang seketika itu juga langsung menghempaskan senjata tajam ke arah perut Syekh Ali.
Syekh Ali sempat menghindarinya. Namun tusukan itu tetap mengenai salah satu tangannya.
Akibatnya, Syekh Ali mengalami luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan. Pria yang menikam ustad tersebut tertangkap oleh para peserta kajian yang ada di dalam masjid tersebut, yang langsung membawa pelaku ke kantor polisi.

Ketua PD Gerakan Pemuda Alwashliyah MADINA ABDURRAHMAN SALEH HARAHAP yang dikonfirmasi merasa geram atas perbuatan tersebut, sebagai organisasi kepemudaan Islam kita sangat mengutuk keras hal tersebut, ucapnya kepada Wartawan,  Menurut Tokoh Pemuda Islam ini, tindakan itu sangat biadab, untuk itu kita meminta kepada Kapolri agar segera mengusut aktor intelektual dalam kasus tersebut karena kita menduga, OTK tersebut diduga disuruh oknum yang tidak bertanggungjawab, ucapnya.

ABDURRAMAN juga berharap dan meminta Kepolisian dan pihak pihak yang berkompeten harus mampu memberikan Perlindungan kepada seluruh Ulama, tokoh semua agama, ustadz dan para Da’i di Indonesia dalam mencegah perbuatan perbuatan melanggar hukum seperti penghinaan, penghadangan, intimidasi, persekusi dan kekerasan kepada ulama, dan para tokoh agama-agama lainnya di Indonesia.

Tokoh pemuda islam ini juga mengajak seluruh umat muslim untuk bisa menahan diri dan jangan mudah terprovokasi, mari kita serahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian untuk mengusutnya
Untuk meredam rasa marah umat muslim di Indonesia, Gerakan Pemuda Al Washliyah MADINA mendesak Kapolri untuk segera mengungkap aktor intelektualnya.

Reporter : Hady
Editor Publisher : Rizki Ardhio

REKOMENDASI UNTUK ANDA