oleh

Polsek sumber Pucung Naik Daun Gegara Naik Ke Pra

Malang,Bratapos.com- Kronologi pendampingan hukum yang dilakukan oleh pengacara Ridwan Saleh SH dan kawan-kawan ,Awal mula disepakati damai berlanjut ke rana Pra peradilan akibat tidak adanya, respon yang koperatif dari pihak Polsek saat ditemui pihak LBH dan aparat desa, serta keluarga yang sudah berupaya memediasi kedua belah pihak yang berseteru. 

Saat di konfirmasi dengan awak media bratapos.com Ridwan saleh dan yessi triastutik selaku LBH-LP-KPK N menerangkang kronologi kejadian, berawal dari kasus terlapor/pelapor antara Ari Rama Wijaya alamat Jl. P Antasari Desa Sumber Gede RT/RW 12/005 Kec. Sumber Pucung, Kab. Malang dengan terlapor Windri Lestariono alamat Desa Ternyang RT/RW 006/002 Kec. Sumber Pucung, Kab. Malang yang beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 23 Agustus 2020 pukul 17.00 mengadakan pertemuan sambil minum-minum bersama 5 (lima) orang rekan mereka dirumah Nanang. Mungkin karena pengaruh alkohol terjadi kesalahpahaman antara Ari Rahma W dengan Windri L yang membuat suasana saat itu sedikit memanas karena sempat saling dorong dan saling mengumpat. Saat itu permasalahan kedua belah pihak (Ari dan Windri) dapat diatasi karena dilerai oleh rekan-rekan yang lainnya sehingga pertemuan/kumpul-kumpul tersebut kondusif kembali dan dilanjutkan untuk minum bersama sampai pukul 20.00 an yang akhirnya mereka pulang kerumah masing-masing. Jam dini hari berikutnya tepatnya pukul 03.00 tiba2 anggota dari polsek Sumber Pucung datang untuk menjemput Windri dari rumahnya yang di duga tidak wajar juga diduga tidak menjelaskan atau menunjukkan surat penangkapan ke pihak keluarga, sehingga pihak penghuni rumah pd panik dan kebingungan. Di jam berikutnya tanggal Agustus pukul 17.00 pihak kel wendri mndapat srtpemberitahuan ke keluarga dari Polsek Sumber Pucung bahwa yang bersangkutan (Windri) ditangkap dan ditahan di Mapolsek. 

Mendapat surat seperti itu dengan perasaan was-was dan rasa takut pihak keluarga akhirnya mendatangi kantor LBH-LP-KPK N yang ramah dan terbuka terkait pencerahan hukum tsb untuk masyarakat tsb guna mminta perlindungan srta pndampingan trkait  masalah yg pihak kel alami. pihak kel jg mncoba mnt wadul ke perangkat desa dgn harapan dpt mediasi agar diselesaikan scara kekeluargaan. 

Alhasil upaya yang dilakukan oleh LBH tersebut yang di dampingi aparat desa tempat Windri tinggal sepakat mendatangi aparat desa Ari Rahma Wijaya (pelapor) untuk mengadakan mediasi agar kedua belah pihak dari pihak terlapor/pelapor  berdamai secara kekeluargaan yang akhirnya kedua belah pihak sama sama legowo dan sepakat. 

Atas kesepakatan tersebut, pada tanggal 25 Agustus 2020 pagi hari, tim LBH beserta pihak perangkat desa kedua belah pihak terlapor/pelapor sama sama mendatangi kantor Mapolsek Sumber Pucung dan menyampaikan bahwa kedua yang berseteru sudah sepakat berdamai secara kekeluargaan dan rombongan LBH meminta supaya Windri yang sedang ditahan di Mapolsek dilepas dari tahanan karena sudah ada surat perdamaian terang pihak LBH ke pihak kepolisian,  Karena tidak ada tanggapan dan respon yang baik dari pihak kepolisian yang dipimpin oleh AKP Efendy Budi Wibowo SE, yang diduga juga akan memaksakan ke pasal.akhirnya tim LBH mendaftarkan permohonan Pra-Peradilan ke pengadilan negeri Kepanjen Kab. Malang, pungkasnya.Bersambung

Repoter : Heri

Editor / Publizer : Hadi

REKOMENDASI UNTUK ANDA