oleh

“Stok Pupuk Melimpah” 20 Ribu Ton Jatah Petani Ludes, Ini Kata Komisi II

SITUBONDO, Bratapos.com- Sidak DPRD Komisi II Situbondo Hadi di gudang Pupuk Kaltim di Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo, mendapatkan temuan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petani Situbondo sebesar 20 ribu ton di tahun 2020, ternyata telah habis disalurkan, Selasa (08/09/2020).

Menurut Hadi selaku anggota Dewan komisi II DPRD Situbondo, menyatakan.

“Setelah kita kroscek digudang pupuk Kaltim ternyata memang banyak, tetapi kuota untuk petani di Situbondo sebesar 20.874 ton sudah keluar semua, terakhir yang mengambil CV. BARIS, dan itu terjadi satu hari yang lalu, dari dialog kami dengan kepala gudang pupuk Kaltim,”Ujar Hadi pada Bratapos. Rabu, (09/9/20)

Oleh sebab itu, Hadi meminta kepada para petani di Situbondo, supaya mengecek pupuknya di tempat kios masing-masing. Selain itu pihaknya juga berharap E- RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) dapat segera diselesaikan, ini yang paling utama, karena menurut Hadi sumber kelangkaan pupuk utamanya terletak pada lambatnya penyusunan E-RDKK.

“Masing masing kelompok tani, yang berada ditiap tiap Kecamatan itu terlambat dalam penyusunan E-RDKK, sehingga di tahun 2019, kita hanya mempunyai angka di 17 ribu ton, bahkan itu sudah dilebihkan realisasi menjadi 20 ribu ton, yang artinya secara logika pengusulan petani melalui kelompok tani sampai ke dinas Pertanian (leading sektor) mengalami Miss komunikasi mudah mudahan E -RDKK segera tuntas dan pemerintah pusat segera memenuhi seluruh kebutuhan petani,”Jelas Hadi lagi.

Hadi enggan menanggapi terkait isu kelangkaan pupuk dapat berkembang menjadi isu politis, karena sebentar lagi Situbondo akan menggelar perhelatan politik yakni pilkada, namun pihaknya juga menegaskan, jika pemkab seharusnya membuat terobosan menghadapi musim tanam September, Oktober, dimana kuota pupuk bersubsidi sudah habis awal september kemaren.

“Seharusnya Pemda sudah melakukan terobosan Kita sudah Rekomendasikan ke APDESI (Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia) Situbondo juga, kalau memang sampai bulan September tidak ada tambahan subsidi dari pemerintah pusat, maka untuk memenuhi kebutuhan pupuk subsidi petani Pemda harus mengambil langkah dengan menyisikan anggaran, menggunakan subsidi daerah melalui APBD,”Pungkasnya.

Reporter: A. free

Editor/Publisher: Shelor

REKOMENDASI UNTUK ANDA