oleh

Kurir Sabu, Pemuda Morowudi Dituntut 12 Tahun Penjara

GRESIK, BrataPos.com – Terdakwa Ahmad Efendi (24), sebelumnya tak menyangka mendapat hukuman setimpal dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yunita Ramadhani dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Betapak tidak, pemuda warga Jl. Raya Morowudi, RT.01 RW.04, Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu dituntut 12 tahun penjara.

Tidak hanya itu, terdakwa yang sering biasa dipanggil Andik itu diminta untuk membayar subsider 800 Juta. Namun bila tidak sanggup membayar, maka diganti hukuman penjara 10 bulan. Hal itu ketika JPU pengganti Ando Simanjuntak membacakan berkas tuntutan yang diketuai oleh hakim Agung Ciptoadi di ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Kamis, (10/9/2020).

Yunita menilai, perbuatan terdakwa itu tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas Narkoba. Selain itu terdakwa menjadi kurir ini sudah 3 kali ngambil Narkoba, dengan cara ranjau. Pada saat ditangkap oleh Sat Narkoba Polres Gresik. Terdakwa menyimpan barang harap seberat 1 gram.

“Perbuatan terdakwa melanggar sebagaimana diatur dalam pasal 114 UU/RI N0 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Menuntut terdakwa Ahmad Efendi selama 12 tahun penjara,” tegas Yunita yang dibacakan jaksa Ando Simanjuntak.

Usai berkas tuntutan dibaca, hakim Agung meminta pada penasehat hukumnya untuk diskusi. Tak butuh waktu lama, sidang yang digelar secara vertikal itu diberi kesempatan untuk membuat pleidoi/pembelaan. Sambil mengetuk palu, hakim menunda sidang pekan depan dengan agenda sidang pembelaan dari terdakwa.

Andik berurusan dengan hukum ditangkap oleh Sat Narkoba Polres Gresik pada hari Rabu tanggal 4 April 2020 sekitar jam 08.30 di rumahnya. Ketika dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sabu-sabu seberat 1 gram beserta timbangan elektronik.

Reporter : jml
Publish : red

REKOMENDASI UNTUK ANDA