oleh

Dialog Sosialisasi Rajut Kebersamaan Tanpa Narkoba Oleh Polda Jateng

SEMARANG, Brata pos.com – Selasa, 8 September 2020 Pukul 09.00 sampai dengan 13.00 WIB telah berlangsung Kegiatan Dialog dan Sosialisasi P4GN dan PN dengan peserta dari Forum PERANTARA (Persaudaraan Antar Etnis Nusantara) sebanyak 30 orang yang di laksanakan di Hotel Horizon Alaska jalan R. Saleh Semarang.

Penyelenggaraan kegiatan sudah mengikuti aturan protokol kesehatan, kegiatan di buka oleh Kaban, Giat Dialog dan Sosialisasi P4GN dan PN dengan 3 narasumber yaitu : (1) Dari Polda Jateng (2) Danar dari Relawan Penggiat Anti Narkoba (3) Faizan Ketua Umum Forum PERANTARA.

Semarang diperkirakan rawan peredaran narkoba. Tak heran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah melakukan sosialisasi Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Kaban dalam sambutannya menyambut baik kegiatan yang menghadirkan anak-anak muda karena anak-anak muda adalah harapan bangsa di masa yang akan datang, sehingga kewajiban generasi saat ini untuk menjaga dan memberi wawasan atau pengetahuan agar generasi muda tidak terjerumus penggunaan ataupun peredaran narkoba yang pasti merusak bangsa.

Adapun Dasar Rehabilitasi Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkoba

Dasar:
[1] UU 35/2009 tentang NARKOTIKA, pasal 54: Pecandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. [2] PP No. 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan wajib lapor pecandu narkotika. [3] PERATURAN BERSAMA (MA, Kapolri, BNN, Menkes, Mensos, Jaksa Agung, Menkum dan Ham): – pasal 3: pecandu dan korban lahgun sebagai TSK/TDW dalam proses sidik, tuntutan dan sidang pengadilan DAPAT DIBERIKAN pengobatan, sedangkan proses penyidikan TETAP DILAKUKAN. – pasal 5: pecandu dan korban yang menangkap pengedar di rehab di dalam rutan.

Kompol Dwi Hendro P. Kasubag Anev Bag Bin Ops DitResnarkoba Polda Jateng menyatakan Wajib lapor apabila ada keluarga atau teman dan tetangganya yang merasa kecanduan narkotika segera melaporkan kepada institusi penerima wajib lapor. Apabila ada pecandu yang belum cukup umur agar segera mendapatkan pengobatan dan perawatan mell rehab medis atau rehab sosial, “imbuhnya.

Reporter: Arief
Editor/Publisher: Arta

REKOMENDASI UNTUK ANDA