oleh

Dinilai Tak Peduli Kesehatan Warganya, Istri Walikota Binjai Bawa Virus Corona Dikeramaian

Binjai,-Bratapos.com – Jum’at (4/9/20), Pasca hari perdana dibukanya pendaftaran Calon Walikota dan Wakil Walikota Binjai,  pasangan Hj Lisa Adriani Lubis – Sapta Bangun beserta rombongan hadir mendaftarkan diri di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Binjai, Jalan Gatot Subroto Kelurahan Limau Mukur.

Yang sangat mengejutkan, pada saat mendaftar, Lisa Adriani Lubis sedang dalam kondisi positif covid-19.

Sontak hal tersebut menimbulkan berbagai spekulasi ditengah masyarakat, selain itu masyarakat menjadi resah dan cemas, pasalnya terdapat puluhan orang turut hadir di lokasi dan berkontak langsung dengan Lisa yang merupakan istri dari Walikota Binjai Muhammad Idham.

Merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.HK.01.07/Menkes/247/2020 Tentang Pedoman Pencegahan & Pengendalian Corona Virus,
Maka puluhan orang  yang ada dilokasi Kantor KPU tersebut secara otomatis dikategorikan sebagai OTG (orang tanpa gejala) dan rentan tertular virus Corona, mereka wajib melakukan surveilans lantaran telah berada dalam satu acara yang sama atau berkontak langsung dengan Lisa.

Upaya surveilans merupakan pemantauan terus menerus terhadap kelompok beresiko OTG, dalam hal ini mereka yang hadir di Kantor KPU.

Kegiatan surveilans dilakukan selama 14 hari dimulai sejak hari pertama berkontak langsung dengan penderita covid-19, dan harus melakukan rapid test.

Sedangkan untuk lokasi sendiri yakni Kantor KPU wajib dilakukan karantina wilayah, sebab KPU telah terkontaminasi oleh virus yang berasal dari Kota Wuhan itu.

Menanggapi persoalan itu, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Sumatera Utara H Zainuddin Purba meminta agar pelaksanaan tugas percepatan penanggulangan covid-19 Kota Binjai untuk segera bertindak sesuai dengan arahan dan protokol yang telah ditetapkan.

“Tim penanggulangan covid-19 Kota Binjai harus cepat merespon kejadian ini, segera bertindak dan melakukan penyelidikan terhadap orang-orang yang berkemungkinan terpapar, lakukan pendataan,” tegas pak Uda sapaan akrabnya di masyarakat.

Selain itu, tambahnya “kesadaran diri juga sangat diperlukan, bagi yang hadir dan bertemu ibu Lisa, secepatnya lakukan rapid dan isloasi secara mandiri, jauhi orang-orang yang dicintai untuk sementara waktu, tindakan itu sangat berguna dalam memutus rantai penularan.”

Menurut pantauan awak media di lapangan, saat ini Lisa Andriani Lubis tengah menjadi buah bibir masyarakat, lantaran dianggap tidak memperdulikan kesehatan warganya. (dyk.p)

REKOMENDASI UNTUK ANDA