oleh

BPS Kabupaten Probolinggo Lakukan Pendataan Penduduk Secara Offline

PROBOLINGGO, Bratapos.com- Sensus Penduduk 2020 secara offline atau yang dikatakan pendataan penduduk secara manual mulai berjalan sejak 1 September 2020 kemarin.

Sebagai tanda dimulainya proses pendataan setiap 10 tahun sekali, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo bersama petugas sensus melakukan pendataan secara manual terhadap Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE, dirumah Dinas Bupati Probolinggo, Jum’at (4/9/2020).

Proses Sensus Penduduk manual/Offline dilakukan oleh petugas sensus yang dibekali dengan seragam rompi berwarna biru tua dengan logo Sensus Penduduk 2020 yang bertulisan “Petugas Sensus” di punggungnya. Mereka juga membawa tas punggung berwarna hitam dengan logo BPS dan SP2020.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo Bagus Sunggono beserta stafnya menemui Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE untuk dilakukan pendataan secara interview oleh salah satu petugas Sensus Penduduk. Tim Sensus Penduduk yang nantinya hadir langsung ke rumah-rumah penduduk di Kabupaten Probolinggo ini tetap mematuhi/menerapkan aturan protokol kesehatan di saat situasi pandemi COVID-19.

Selain Bupati Tantri, pendataan secara manual juga dilakukan oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Sensus Penduduk 2020 manual ini dilakukan sesuai dengan ada Sensus Penduduk Online yang sudah masuk beberapa waktu lalu.

Sensus Penduduk manual bukan hanya dilakukan pada keluarga yang sudah mengikuti 2020 aplikasi online, sensus manual yang dimulai 1 September 2020 juga dilakukan bagi Masyarakat yang tidak mengikuti Sensus Penduduk secara online.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE meminta kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Penduduk offline dengan menerima tim Sensus Penduduk yang akan mengunjungi di masing-masing rumah Masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Harapannya, Masyarakat menerima dengan baik seluruh petugas pencatat Sensus Penduduk. Tiap-tiap keluarga menyampaikan dengan baik sesuai fakta atas pertanyaan-pertanyaan yang dilakukan oleh petugas Sensus Penduduk di tahun 2020,” katanya.

Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo Bagus Sunggono mengharapkan mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan nantinya mendapatkan data yang berkualitas.

“Dalam melakukan pendataan, para petugas sensus memakai seragam BPS dan memakai kartu tanda pengenal. Petugas tetap menggunakan aturan protokol kesehatan pada saat di lapangan,” ungkapnya.

Reporter : Saiful Mustofa

Editor/Publisher :Shelor

REKOMENDASI UNTUK ANDA