oleh

Terkesan Tidak Profesional, Banyak Uang Nasabah “Raib” di Bank BRI Tempursari

LUMAJANG, Bratapos.com- Dalam beberapa minggu terakhir, Nasabah Bank BRI Unit Tempursari, mengeluhkan terkait jumlah keuangannya yang disimpan atau yang ditabung di Bank BRI Unit Tempursari banyak yang hilang atau berkurang tanpa melakukan transaksi. Semisal kejadian yang menimpa Sujarwo, Kepala Dusun Sukorejo, Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari. Dimana ia telah mengaku jika sebelumnya mendapat transfer sebesar Rp 6,5 juta, setelah dipotong angsuran di BRI Unit Tempursari sebesar Rp 3,7 jutaan, uang yang seharusnya masih sisa sekitar Rp 2 jutaan, belum lagi dirinya untuk memenuhi angsurannya, setiap bulannya harus membayar Rp 4 juta, namun pada hari senin (24/8/2020), setelah di kroscek sisa tabungan miliknya ludes.

“Saya kaget setelah tau isi rekening saya habis, padahal saya waktu itu mendapat kiriman uang yang ditransfer kerekening sebesar Rp 6,5 juta, kalau dipotong buat angsuran sebesar Rp 3,7 juta, seharusnya masih ada sisa sekitar Rp 200 ribuan, belum lagi pada bulan-bulan sebelumnya untuk memenuhi angsuran kredit, saya selalu bayar Rp 4 juta”,Ujar Sujarwo, Sabtu (29/8/2020).

Meski diakui uang dalam rekeningnya sudah dikembalikan oleh pihak Bank BRI Tempursari, namun dirinya menyesalkan atas print out transaksi yang dimintanya cuma diberikan selama bulan Agustus 2020 saja, dirinya juga mencurigai pada bulan-bulan sebelumnya ada transaksi yang diluar sepengetahuannya.

“Saya sudah minta diprint out kan untuk transaksi nya, tapi cuma dikasi yang bulan Agustus saja, saya curiga pada bulan – bulan sebelumnya juga terjadi transaksi diluar sepengetahuan saya, buktinya setiap bulannya saya bayar Rp 4 juta, lalu kemana sisa uangnya,”Jelas Jarwo Kasun lagi.

Diakui oleh Sujarwo, pada saat dirinya komplain ke teller BRI Unit Tempursari ada beberapa nasabah yang juga komplain terkait raibnya isi dari tabungan warga tersebut.

“Yang lebih parah lagi tetangga saya pak, katanya isi tabungannya sekitar Rp.21 juta, dan saat akan diambil yang Rp 5 juta, tapi isi tabungannya sisa Rp.1,5 jutaan,”Terang Kasun Jarwo.

Hal serupa juga terjadi pada Ibu Eva, warga Tempursari, ketika dikonfirmasi wartawan Bratapos.com, ia mengatakan, pemotongan angsuran yang dipotongkan dari tabungan pribadinya, bukan dari tabungan yang untuk membayar angsuran kredit.

“Awalnya saya kaget ketika mengetahui uang direkening saya berkurang, sedangkan saya tidak pernah melakukan transaksi, ternyata setelah saya klarifikasi ke pihak Bank BRI, kata petugasnya salah ambil,”Jlentrehnya.

Sementara itu Ribut Purwandi, selaku Kepala Unit Bank BRI cabang Tempursari, ketika hendak ditemui untuk dikonfirmasi terkait banyaknya keluhan dari nasabah melalui via pesan Whattshap handphone miliknya, pihaknya seakan keberatan untuk ditemui, bahkan saat dikonsfirmasi melaui Whattshap nya, dirinya juga enggan untuk menjawab, meski tanda bancanya telah menandakan sudah terbaca.

Reporter: Bas/Bratapos Tim

Editor/Publisher: Shelor

REKOMENDASI UNTUK ANDA