oleh

Rumah Abdul Ludes Dilalap Si Jago Merah

GROBOGAN, Bratapos.com – Pada hari Sabtu, 29 Agustus 2020 sekiranya Pukul 08.30 Wib, telah terjadi kebakaran rumah Milik Abdul Wachid Dusun Permas Rt/Rw: 03/02 Desa Kronggen Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan.

Abdul Wachid Bin Suwardi, umur 72 Tahun, pekerjaan Tani, agama Islam alamat Dusun Permas ini merupakan korban serta pemilik rumah yang dilalap si jago merah tersebut. Bentuk rumah limasan ukuran 6 meter x 7 meter x 11 meter yang terbuat dari dinding batu bata dan atap terbuat dari kayu jati dengan ukuran tiang 6 sentimeter x 6 sentimeter. Dalam kebakaran tersebut diketahui oleh Suparmin merupakan saksi I yang melihat kobaran api di sisi belakang rumah milik Abdul Wachid, sesaat kemudian, ia mendengar dari dalam rumah tersebut teriakan minta tolong. “Saya lagi di depan rumah. Kemudian, lihat ada kepulan asap, saya cek ada kobaran api dan langsung anaknya berteriak kebakaran-kebakaran,” ujar Suparmin.

Kemudian saksi I (suparmin) memanggil saksi II (Kemis) yang pada saat itu sedang didepan rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban, kemudian saksi I bersama dengan saksi II memanggil dan berteriak teriak meminta tolong kepada warga sekitar dan para santri Pondok Alhidayah untuk memadamkan api, kemudian datanglah warga sekitar dan para santri untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya, kemudian sekira pukul 09.15 wib datanglah satu unit Pemadam kebakaran dari Kabupaten Grobogan. Bersama warga, petugas langsung memadamkan dan mendinginkan kondisi rumah yang terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian yang dialami korban mencapai Rp 90 Juta.

“Sumber listrik saya lihat dari kabel. Baunya gosong dan api-api tiba langsung membakar bagian dapur. Saya dan keluarga langsung menyelamatkan diri. Semua barang-barang tidak bisa diselamatkan, ada bangku, meja, lemari, pakaian, semua habis terbakar,” ujar Abdul Wachid kepada wartawan.

Kejadian ini juga dibenarkan Camat Brati, Joko Supriyanto, S.SPT, MH. Menurut Joko, api yang membakar rumah milik Abdul Wachid ini diduga adanya konsleting listrik. “Dari insiden ini, saya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati, apalagi saat ini musim kemarau. Kalau meninggalkan rumah pastikan kompor sudah mati, “imbuhnya.

Reporter: Arief
Editor/Publisher: Lut Arta

REKOMENDASI UNTUK ANDA