oleh

Melecehkan Banser, GP Ansor Sumut Melaporkan Pemilik Akun Facebook Syaiful Amri Kepada Polisi

Bratapos.com. Roiyul Haq Sayiduddar Hasibuan selaku Sekretaris Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumut didampingi, Kasatkorwil Banser Sumatera Utara Muarif Siddik Manurung dan kuasa hukum Raynaldi Chisara Lubis, SH dari Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda Ansor Kordinator Wilayah Sumatera Utara (LBH GP Ansor Korwil Sumut) melaporkan pemilik akun facebook Syaiful Amri terkait dugaan pelecehan dan ujaran kebencian.

Terkait pelanggaran Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) 2016 Pasal 28 Ayat (2) tentang ujaran kebencian, laporan itu diterima pada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Medan, Selasa (25/ 08/ 2020) dengan Nomor : STTLP/ 2114/ VIII/ Yan 2.5/ 2020/ SPKT.

Roy mengatakan pemilik akun facebook diketahui adalah seorang seniman lokal yang berdomisili di Kotamadya Binjai. Diduga dengan sengaja menyebarkan informasi yang ditujukan menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan yang ditujukan kepada Banser. Sehingga memicu keresahan kader Ansor dan Banser dinusantara, khususnya Sumatera Utara.

“Guna mencegah hal hal yang tidak diinginkan berupa perlawanan frontal dari pihak Ansor Banser itu sendiri, maka kami melaporkan Syaiful Amri si pemilik akun facebook,” ujarnya.

Menurut Roy dasar pelaporan ini merupakan dorongan dari Pimpinan Pusat GP ANSOR yang menyarankan agar mengusut tuntas dan melaporkan pemilik facebook yang telah sengaja menghina dan melecehkan Banser.

“Dia pemilik akun Facebook itu menggunakan kalimat kalimat yang tidak sepantasnya di media sosial terhadap Banser,” jelasnya.

Raynaldi Chisara Lubis, SH selaku penasehat hukum LBH Ansor Korwil Sumut memaparkan postingan akun facebook itu mengandung unsur memicu kebencian dan permusuhan antar kelompok. Akun facebook terlapor memposting kalimat yang tidak pantas terhadap Banser.

“Kami tidak bisa membiarkan kami difitnah. Apabila tidak ditindak tegas berpotensi memicu reaksi-reaksi yang tidak diinginkan, kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak membagikan berita hoax dan ujaran kebencian di media sosial. Mari hijrah dari ujaran kebencian kepada ujaran kebenaran, menuju Sumatera Utara anti-hoax dan anti-ujaran kebencian antar kelompok,” harapnya.

Ketika awak media Bratapos melakukan penelusuran terkait postingan terlapor Syaiful Amri pada akun facebooknya, sampai berita ini dirilis, awak media tidak menemukan postingan yang menjadi kontroversial itu, diduga postingan tersebut sudah dihapus pemiliknya.

Reporter : ULONG ARDIANSYAH
Editor Publisher : Rizki Ardhio

REKOMENDASI UNTUK ANDA