oleh

Bendahara DPD Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah Way Kanan Mengecam Pemukulan Terhadap Jurnalis Di Lampung

WAYKANAN, Bratapos.com. |-Bendahara DPD Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) Way Kanan mengecam keras atas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum Ketua Panitia Pelaksana Bupati Cup Kabupaten Lampung Utara, terhadap Jurnalis SCTV-Indosiar.

Tindakan kekerasan itu terjadi saat Ardy hendak mengklarifikasi kericuhan pertandingan Sepak Bola Piala Bupati Cup yang digelar pada Stadion Sukung Kelapa Tujuh Kecamatan Kotabumi selatan Kabupaten Lampung Utara, Pada jum’at (28/08/2020)

Kejadian tersebut bermula ketika, Ardy Yohaba, Jurnalis biro SCTV-Indosiar hendak melakukan wawancara kepada pihak panitia atas kericuhan pertandingan sepak bola yang menyebabkan salah satu club di diskualifikasi.

Bendahara DPD JPKPemerintah Waykanan mengatakan, “DPD JPKPemerintah Way Kanan mengecam keras dan mengutuk tindakan pemukulan dan perampasan Kamera oleh ketua panitia pelaksana.”

kejadian ini menambah panjang deretan kekerasan terhadap Jurnalis di Provinsi Lampung. Kegiatan Jurnalis ini dilindungi oleh Undang-Undang
Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Menurut pasal 18 tentang Pres
, bahwa siapapun yang menghambat ataupun menghalangi kerja Jurnalistik dapat dikenakan hukuman pidana maksimal dua tahun penjara atau denda Rp500 juta.” Tambah

” kebebasan pers yang dijamin UU akan memunculkan pemerintahan yang baik, bersih, dan bertanggung jawab sehingga masyarakat dapat mengetahui berbagai peristiwa, termasuk kinerja pemerintah. ” Ujar Bendahara DPD JPKPemerintah Waykanan.

Terpisah Ardy Yoehaba, jurnalis biro SCTV-Indosiar mengatakan, sebelum terjadi pemukulan, kamera miliknya dirampas oleh Ketua panitia yang belakangan di ketahui bernama Juanda Basri. Atas tindakan pemukulan yang dialami tersebut, ardi mengalami luka di bagian pelipis sebelah kanan. Sementara untuk kamera yang biasa digunakan untuk bekerja, akhirnya dikembalikan setelah 30 menit melakukan negosiasi. Namun baterai kamera miliknya hingga saat ini belum di kembalikan.

Reporter : Yopi Z.

Editor Publisher : Yopi Z.

REKOMENDASI UNTUK ANDA