oleh

Tim Resmob Polres Pati Berhasil Tangkap Buronan Kasus Pembunuhan Anggota Geng Remaja di Malang Jatim

PATI, Bratapos.com – Perkelahian antar pemuda yang mengakibatkan 1 orang tewas dan 2 lainnya luka yang terjadi pada Minggu 16 Agustus 2020 dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di jalan raya Pati-Gabus akhirnya berhasil diungkap dan seluruh pelakunya telah diamankan oleh Tim Resmob Polres Pati.

Menurut keterangan Kapolres AKBP Arie Prasetya Syafaat yang dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim AKP Sudarno, kejadian berawal saat para korban hendak menonton balap liar di jalan lingkar selatan, tetapi karena malam itu tidak ada balap liar, mereka pun berbalik. Di tengah jalan mereka berpapasan dengan kelompok pelaku yang kemudian mereka (korban) mintai uang (dipalak). Tetapi karena anak-anak ini (pelaku) tidak punya uang, mereka akhirnya dilepas. Ternyata para pelaku ini merasa tidak terima, mereka kemudian memanggil teman-temannya (yang termasuk dalam Gank Cahaya Birue). Lalu dengan beramai-ramai mereka mencari korban dan akhirnya bertemu di jalan raya Pati-Gabus di seputaran gardu PLN sekitar gang LDII turut Desa Mustokoharjo Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Di situlah terjadi perkelahian berdarah yang menyebabkan tewasnya Satria Nugroho (20 tahun, warga Kp.Randukuning RT 11/ RW 03 Kecamatan Pati/Kabupaten Pati), dan 2 orang lainnya terluka (M.Aziz Sulistiawan-22 tahun, dan Tri Candra Purnama-19 tahun).

Berdasarkan Laporan Polisi No: LP/B/437/VIII/2020/RES PT, Tim Buser Resmob Polres Pati pun bergerak cepat menuju TKP (Tempat Kejadian Perkara). Setelah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari para saksi dan berbekal hasil rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian dan dari catatan plat nomor kendaraan, dalam waktu kurang dari 24 jam, 2 Tim yang terdiri dari 15 orang anggota Resmob yang dipimpin AIPTU Maskub, pada hari Senin (17/8/2020) sekitar pukul 15.30 WIB berhasil melakukan penangkapan tersangka Yoga Pratama Kusuma (17 tahun) dan Fajril Desta Kusuma (16 tahun). Kemudian polisi juga berhasil mengamankan Bintang Febrian Susanto (14 tahun) dan Evenil (16 tahun).

Pada hari Senin tanggal 17 Agustus 2020 sekira pukul 23.30 Wib, Maskub bersama timnya berhasil meringkus 2 DPO yang kabur bersembunyi di Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo Kudus, mereka adalah Zandika Widya Fikri Pratama alias Joker (17 tahun) dan Gilang Firnandi Asmoro (17 tahun). Satu tersangka lagi yaitu Dero Maulana Sirajuden Ilham (16 tahun) ditangkap di Desa Kaliampo Kecamatan Margorejo Pati. Setelah melakukan pengembangan, polisi juga menangkap 2 orang lagi, tetapi kemudian dilepaskan karena setelah dilakukan pemeriksaan mereka ternyata tidak ikut melakukan pengeroyokan. Polisi juga sudah mengantongi nama 1 orang DPO lagi yang kabarnya lari ke daerah Jawa Timur.

Setelah mendapat informasi yang cukup dan mengantongi Surat Perintah Penangkapan, pada Jumat (21/8/2020) dini hari, AIPTU Maskub bersama dengan 6 orang anggotanya berangkat menuju kota Malang. Setelah melakukan pengintaian selama 2 hari dengan diback-up oleh Kanit Reskrim Polsek Singosari Malang, akhirnya tersangka terakhir yaitu Erga (22 tahun), berhasil disergap di Terminal Arjosari Malang, Jawa Timur pada tanggal 22/08/2020, pukul 15.00 WIB.

Akibat perbuatan itu para tersangka diancam dengan Pasal 351 KUHP: (1) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. (2) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. (3) Jika mengakibatkan mati, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. (4) Dengan penganiayaan disamakan sengaja merusak kesehatan.

Dan atau Pasal 170 KUHP: (1) Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. (2) Yang bersalah diancam; Dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun jika ia dengan sengaja menghancurkan barang atau jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka-luka; Dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun, jika kekerasan mengakibatkan luka berat; Dengan pidana penjara paling lama duabelas tahun, jika kekerasan mengakibatkan maut; Dengan kerja keras dan cerdas, akhirnya Tim Buser Resmob Polres Pati berhasil mengamankan seluruh pelaku beserta barang bukti untuk diserahkan ke unit Pidum Polres Pati guna selanjutnya dilakukan proses penyidikan.

“Keberhasilan Tim Buser Polres Pati menangkap seluruh pelaku, bisa menemukan tersangka di wilayah Kudus dan juga Malang tidak lepas dari diberikannya kemudahan oleh Yang Maha Kuasa sehingga proses penangkapan berjalan lancar. Yang sangat disayangkan adalah para tersangka yang sudah kami amankan, rata-rata masih di bawah umur, masih belasan tahun, antara 13 sampai 18 tahun, yang seharusnya bisa mempergunakan waktu sebaik mungkin untuk belajar di rumah”, pungkas Maskub.

Reporter: Win/Sin
Editor/Publisher: Arta

REKOMENDASI UNTUK ANDA