oleh

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan Didampingi Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu Memaparkan Hasil Ungkap

Labuhanbatu, Bratapos.com – Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK.MH dalam konferensi pers pertamanya langsung memaparkan prestasi kerjanya yang baru 8 (delapan ) hari bertugas di Kabupaten Labuhanbatu Raya, Rabu (26/8/2020) Sekira pukul 16.25 Wib.

Bertempat di Mapolres Labuhanbatu dalam konferensi pers, Deni Kurniawan menyampaikan bahwa ada 19 penangkapan dan 15 laporan terkait narkoba dari mulai 18 Agustus sampai dengan 26 Agustus 2020 dengan total barang bukti 185,62 gram sabu-sabu dan 5 butir(5,79 gram) ekstasi.

Hari ini telah di gelandang ke Mapolres Labuhanbatu seorang lagi bandar besar narkoba yang di tangkap di daerah sungai Berombang, JMT (47) yang di grebek di rumahnya tadi malam.
Sempat melarikan diri dan melawan petugas JMT langsung dilumpuhkan dengan tindakan tegas,

Sat Res Narkoba berhasil menyita barang bukti sabu seberat 48,32 gram dari tersangka, terdapat juga barang bukti lainnya berupa senjata airsoft gun, senjata laras panjang dan pisau.
Semua digunakan pada saat transaksi, juga ikut diamankan satu unit handphone dan uang tunai.

Selain itu, polisi juga mengamankan gunting yang digunakan untuk percobaan penikaman terhadap Bripka Qodri Nasution pada bulan Mei lalu.
Penangkapan tersangka JMT merupakan hasil pengembangan dari kasus penangkapan tersangka ZAI.

Satu malam sebelumnya juga polisi berhasil menyita narkoba jenis sabu seberat 99,78 gram dari tersangka HMB (18) dan rekannya KBL di daerah Sigambal Kabupaten Labuhanbatu.

Sedangkan sebelumnya Polsek Kota pinang berhasil meringkus tersangka DLY dengan barang bukti ekstasi 11 gram, tersangka ditangkap dilokasi Hotel Cahaya di daerah Mangga mangga.

Dengan prestasi kinerja jajarannya delapan hari terakhir AKBP Deni Kurniawan mengatakan, prestasi pengungkapan beberapa kasus narkoba dalam kurun waktu selama beberapa hari, Polres Labuhanbatu tidak akan main-main dalam memerangi peredaran narkoba diwilayah Labuhan batu.

“Ini adalah bukti bahwa Polres Labuhanbatu berkomitmen untuk tidak kompromi dengan narkotika, karena narkotika adalah perusak generasi bangsa” pungkas Deni.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pengedar kita jerat dengan pasal 114 Subsider 112 UU no 35 2009 tentang narkotika dengan tuntutan 20 tahun penjara.
Dan untuk pemakai kita kenakan pasal 112 Subsider 127 UU no 35 2009 tentang narkotika dengan tuntutan 12 tahun penjara.

Reporter : RR

Publishare : Fahmi

REKOMENDASI UNTUK ANDA