oleh

“Banyuwangi” Tambang Galian C Ilegal Menjamur, Diduga Oknum Tutup Mata

BANYUWANGI, Bratapos.com- Dengan menjamurnya tambang galian C ilegal di wilayah Kabupaten Banyuwangi, bukan berarti dari pihak-pihak terkait tidak pernah mengetahuinya atas kegiatan tambang galian C yang dilakukan oleh para penambang. Selasa, (25/08/2020).

Aktifitas penambangan galian C semakin menjadi, bukan hanya di lahan yang tidak produktif bahkan semakin banyak lahan pertanian yang masih produktif seperti persawahan, akhir-akhir ini yang sangat mengerikan adalah penambang bersembunyi dibalik kegiatan normalisasi untuk melancarkan usahanya, bahkan para penambang telah mengatasnamakan pokmas, jadi seolah-olah pokmas yang mengusulkan adanya normalisasi, padahal semua itu hanya untuk kepentingan pribadi penambang agar mendapatkan untung yang sebanyak mungkin.

Aktifitas galian C yang berkedok Normalisasi lagi-lagi tidak ada pihak pihak terkait yang melakukan tindakan tegas, seperti melaksanakan penutupan terhadap kegiatan tersebut, dimana material yang seharusnya kalau resmi Normalisasi tidak diperjualbelikan, karena semua material ada pertanggungjawabannya mengingat material itu adalah aset Negara dan tidak boleh diperjualbelikan.

Pembangunan sangat membutuhkan material, akan tetapi apakah harus meabrak undang-undang yang telah di tetapkan oleh pemerintah yaitu peraturan galian C yang harus memiliki ijin lengkap dari P2T Provinsi.

Agus Purwanto dari LSM somasi yang panggilan akrabnya agus Pecok angkat bicara” Kegiatan penambangan memang sangatlah menjanjikan, apalagi yang melakukan aktifitas Normalisasi disamping tidak membayar pajak galian C, Normalisasi material pasirnya dijamin bagus dan tidak akan habis tinggal menunggu banjir datang pasir akan penuh sendiri, selain itu penambang tidak perlu membeli material tersebut, beda dengan penambang didaratan harus membeli pada pemilik tanah, hal ini perlu diperketat oleh aparat terkait supaya di Bamyuwangi tertib melaksanakan peraturan perundang undangan,”Ungkapnya.
Bersambung….!

Reporter: Waluyo Tim

Editor/Publisher: Shelor

REKOMENDASI UNTUK ANDA