oleh

KBSP Gelar Baksos dan Lomba Kreasi Tumpeng

PATI, Bratapos.com – Dengan tema “Giat Baksos Dan Lomba Peringatan HUT RI ke 75”, KBSP (Keluarga Besar Silaturahmi Pati), melaksanakan giat baksos rutin. Bertempat di RM. Mutiara, di seputaran Waduk Gunungrowo salah satu destinasi wisata Kabupaten Pati yang terletak di Desa Sitiluhur-Kecamatan Gembong, KBSP melaksanakan giat baksos berbagi kepada 20 anak yatim, Minggu (23/08/2020).

Dalam acara itu diadakan pula aneka perlombaan, diantaranya lomba kreasi tumpeng, lomba menyanyikan lagu perjuangan, dan untuk anak-anak yatim ada kuis membaca surat pendek Al-Qur’an. Khusus lomba tumpeng, ada 3 kategori yaitu tumpeng nasi, tumpeng yang terbuat dari jajan pasar, dan kreasi tumpeng yang terbuat dari paduan nasi dan buah. Setiap kelompok terdiri dari 3 orang. Lomba tumpeng ini diikuti oleh 10 kelompok. Untuk ke depannya KBSP berencana mengadakan lomba kreasi tumpeng tingkat kabupaten.

“KBSP sudah berdiri sejak 4 tahun lalu, anggotanya terdiri dari para pelaku usaha di wilayah eks Karesidenan Pati; ada pengusaha rumah makan, pengusaha meubel, butik, ada yang pedagang, ada pelaku UMKM, dan lain-lain, siapapun bisa masuk menjadi anggota, semuanya itu dikemas dalam satu wadah KBSP. Adapun misi dan visi KBSP yaitu mempererat tali persaudaraan para pegiat sosial di wilayah eks-Karesidenan Pati, yang bisa kami perluas lagi nanti mungkin seluruh Jawa Tengah.” Tutur Ninjar Masfufah Ketua KBSP.

“Kegiatan KBSP selama ini diantaranya peduli anak yatim, kaum dhuafa, para janda, dan difabel, ada kegiatan ziarah yang dilaksanakan satu bulan sekali, dan untuk kegiatan keruhanian kami sering mengadakan pengajian di wilayah kabupaten masing-masing”, imbuh Ninjar.

Uniknya pengurus dan anggota KBSP semuanya adalah kaum hawa, para ibu rumah tangga yang notabene juga mengurusi keluarga, namun demikian gerakannya tidak bisa dianggap enteng, selama empat tahun berkiprah sudah banyak menyantuni ratusan bahkan mungkin ribuan anak yatim, kaum dhuafa, para janda, dan kaum difabel (penyandang cacat). Hebatnya lagi semua kegiatan sosial itu didanai dari kantong pribadi anggota KBSP dan beberapa donatur tetap tanpa ada sponsor.

Sesepuh KBSP Wangsit Setyowati bercerita, “Awalnya sebelum bernama KBSP, komunitas ini bernama JJS (Jalan-Jalan Silaturahmi), artinya kegiatan kami jalan-jalan yang bersifat silaturahmi sosial, jadi di sela-sela jalan jalan itu, kami melakukan giat sosial di sepanjang perjalanan dengan berbagi kepada para dhuafa, anak yatim, penderita kanker, berkunjung ke panti jompo, kemudian peduli kepada seniman seniman tradisional, juga jalan jalan religi ziarah ke makam para wali. Insya Allah dalam waktu dekat kami akan mengurus legalitas KBSP agar kegiatan positif kami ini diakui, dan diketahui oleh masyarakat luas sebagai inspirasi.”

Hadir pada kesempatan itu Muntamah, anggota dewan dari Partai PKB, seorang aktifis perempuan yang cukup ternama di Kabupaten Pati bahkan di tingkat nasional. Muntamah yang didaulat menjadi salah satu pembina dalam struktur pengurus KBSP, berharap organisasi perempuan ini bisa menjadi ajang untuk bertukar informasi yang positif sehingga dalam menjalankan tugasnya sebagai ibu dan istri bisa lebih baik karena didukung informasi yang baik dan positif dari teman.

“Saya berharap kegiatan baksos seperti ini bisa dijadikan ajang refreshing bagi anggota KBSP yang kebanyakan adalah ibu rumah tangga, karena sebagai ibu rumah tangga itu bekerja 24 jam untuk keluarga, yang sudah barang tentu itu cukup melelahkan. Dan semoga setelah mengikuti kegiatan ini para ibu bisa menjadi segar dan kembali bersemangat untuk melakukan kegiatannya sehari-hari,” pungkas Muntamah menutup wawancara dengan team-team Bratapos.

Reporter: WIN/SIN
Editor/Publisher: Arta

REKOMENDASI UNTUK ANDA