oleh

Relawan dan Loyalis Ra Mamak Tetap Eksis

SUMENEP, Bratapos.com- Silaturrahim dan bincang-bincang politik bersama relawan Ra Mamak di Kecamatan Saronggi yang berlangsung meriah karena dihadiri oleh beberapa pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah, yaitu K Syauqi Ishomuddin, Ra Madzkur Wasik, Rawashil Imron, Ra Faris Hamdi Siraj dan beberapa tokoh lain se Kabupaten Sumenep.

Acara yang bertema shilaturrahim dan bincang politik itu mengulas isu-isu politik Pilkada terkini yang mana dinamika politik yang berlangsung masih menyimpan harapan besar bahwa Ra Mamak tetap bisa maju.

Ketua relawan Ra Mamak dan Loyalis, Fathol Bari menyampaikan, dalam kesempatan itu juga membedah pula hal terkait upaya-upaya penjegalan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang takbertanggung jawab.

“Tentu saja penghadangan itu dalam skala besar dan massif oleh oknum yang menginginkan Sumenep tetap dalam cemngkraman oligarki,” kata ketua relawan dan loyalis Ra Mamak.

Fathol Bari juga menyampaikan, hal-hal yang berkaitan dengan upaya pengalihan isu di lapangan dan reduksi (penyempitan) atas identitas relawan dan loyalis Ra Mamak. Bahwa relawan dihantam sedimikian rupa agar pecah atau pindah kongsi.

“Hingga detik ini relawan dan loyalis Ra Mamak tetap solid dan satu komando. Bahkan pada shilaturrahim muncul yel-yel baru yang menumbukan semangat luar biasa, Sumenep satu, Ra Mamak atau tidak sama sekali, itu yel-yel baru itu,” tegasnya.

Lanjut Fathol Bari, relawan dan loyalis Ra Mamak belum habis, perjuangan belum selesai, bahkan relawan ini telah membentuk wadah yang lebih permanen yaitu perkumpulan sosial yang diberi nama SATARETANAN LONGTOLONGAN.

“Sebuah lembaga yang lintas batas mumen Pilkada karena persoalan kecintaan Sumenep tidak hanya ditentukan oleh politik Pilkada, akan tetapi menjaga masyarakat dan memberdayakannya sebagai mana cita-cita dan idealisme Ra Mamak,” pungkasnya.

Reporter : Zr
Publish : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA