oleh

Antisipasi Karhutla, Polres Blora Pasang Benner Waspada Karhutla

BLORA, Bratapos.com – Berbagai upaya terus dilakukan oleh Polres Blora Polda Jawa Tengah untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Blora. Setelah menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral penanganan Karhutla Kamis lalu di Aula Arya Guna, Polres Blora bersama Perhutani langsung beraksi.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK mengungkapkan bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat Kepolisian, TNI, Pemerintah Kabupaten, maupun Perhutani. Namun masyarakat luaspun diharapkan untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan.

“Masyarakat kita ajak berperan aktif untuk mencegah Karhutla, salah satunya adalah dengan cara memasang benner imbauan waspada karhutla yang dipasang di seluruh wilayah hutan di 16 Polsek jajaran,” ungkap Kapolres Blora.

Seperti yang dilakukan oleh Polsek Randublatung Polres Blora, Sabtu (15/08/2020) bersama Perhutani setempat memasang benner imbauan waspada karhutla di wilayah hutan kecamatan Randublatung, tepatnya di Pos 22 BKPH Ngliron dan RPH Kedungringin. “Sesuai petunjuk dari Bapak Kapolres, kita pasang benner imbauan waspada karhutla, harapannya adalah sebagai edukasi dan ajakan agar masyarakat ikut peduli menjaga kelestarian hutan,” ucap Kapolsek Randublatung AKP Subardo,SH,M.Hum.

Dalam benner tersebut tertulis imbauan waspada karhutla diantaranya ajakan untuk tidak membuang puntung rokok dan membuang sampah sembarangan, hindari membuka lahan pertanian dengan cara membakar hutan, serta melarang pembakaran hutan dan lahan dan mengimbau masyarakat jika menemukan kebakaran hutan dan lahan segera melaporkan kepada kepolisian terdekat. Intinya kita ajak warga, terutama masyarakat sekitar hutan untuk ikut peduli menjaga kelestarian hutan, “lanjut Kapolsek Randublatung.

Kepada masyarakat Kapolsek Randublatung menegaskan, jangan coba-coba melakukan pembakaran hutan, karena jika tertangkap membakar hutan akan diproses sesuai dengan aturan dan undang-undang yang ada.

Reporter: Eko
Editor: Arta
Publisher: Ariefin

REKOMENDASI UNTUK ANDA