oleh

6 Anggota “PSHT” Jadi Tersangka Penyerangan Dan Pengerusakan di Situbondo

SITUBONDO, Bratapos.com- Insident pengerusakan yang diduga dilakukan oleh puluhan anggota organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate atau yang dikenal dengan sebutan (PSHT) terhadap beberapa rumah warga, dan kios, lapak pedagang, dan juga pemecahan kaca mobil di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji juga di Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo. AKBP. Sugandi, S.I.K, M. Hum., selaku Kapolres Situbondo mengatakan, jika para pelaku pengerusakan tersebut bukan hanya anggota PSHT Situbondo saja, melainkan juga dari anggota PSHT Kabupaten Bondowoso, dan Kabupaten Jember, Jawa timur.

“Hasil pemeriksaan saksi korban dan anggota PSHT, informasinya ada beberapa para tersangka pelaku penyerangan dan pengerusakan di Desa Kayuputih dan di Desa Trebungan itu, ada yang dari wilayah Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Jember,”Ujar AKBP. Sugandi dihadapan para wartawan Selasa, (11/08/2020).

Selain itu, Kapolres Situbondo, AKBP. Sugandi juga mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap 21 orang saksi anggota PSHT, ada 6 orang saksi yang akan ditingkatkan menjadi tersangka.

“Mereka akan kita tahan dan di jerat dengan pasal 170, pasal 160 KUHP juga pasal-pasal lainnya, karena semua pelaku ini murni tindakan kriminalitas,”Ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Situbondo juga menjelaskan, bahwasanya dari ke- 6 orang tersangka tersebut, nantinya pihak Kepolisian Resort Situbondo akan melakukan pengembangan, hingga seluruh tersangka pelaku pengerusakan terungkap dan diamankan untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya dihadapan hukum.

“Kami akan tindak tegas para tersangka pelaku pengerusakan pada hari Senin, 10 Agustus 2020 dini hari kemarin, dan kemungkinan besar akan ada tersangka-tersangka baru, karena waktu pengrusakan jumlah anggota PSHT cukup banyak,”Pungkasnya.

Reporter: Fa’i

Editor/Publisher: Shelor

REKOMENDASI UNTUK ANDA