by

Desa Patalan Bangun Jalan Poros Pemukiman Antar Dusun

NGAWI, BrataPos.com – Untuk mendongkrak roda perekonomian di Desa, harus disertai infrastuktur yang memadai. Sehingga, bisa berjalan sesuai apa yang diharapkan. 

Seperti apa yang disampaikan oleh ketua TPK (Tim Pelaksanaan Kegiatan) bidang pembangunan Haryono sebagai badan perencanaan pembangunan desa Patalan. Pihaknya giat memaksimalkan, membangun disejumlah titik yang ada diwilayah Desa Patalan, Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi. Kali ini yang diprioritaskan membangun jalan poros antar Dusun.

Menurut Haryono pembangunan jalan ini dibangun sesuai prosedur dari tahap demi tahap, salah satunya Musyawarah Desa (Musrenbangdes) menjadi prioritas nomer satu Musyawarah Kecamatan (Musrenbangcam), sehingga menjadi prioritas utama. Kali ini wilayah yang sasaran pembangunan jalan paving (pavingisasi) di RT.01 RW.02 Dusun Jeruk Gulung dengan volume 250 m x 3,5 m = 875 m2, menyerap biaya sebesar Rp. 173.894.000,- sumber anggaran Dana Desa DD tahun 2020.

“Ini kami kerjakan bersama masyarakat (warga desa) yang ikut serta membangun desanya dengan cara bergotong royong bareng-bareng. Kami sebelum pelaksanaan kegiatan ini dimulai, Pemerintah Desa Patalan mengadakan musyawarah tingkat (RT) dan lingkungan tingkat Dusun yang dihadiri oleh warga dusun itu sendiri,” katanya.

Terkait pelaksanaan pembangunan di wilayah nya, apik e piye iso jadi desa terbaik. Akhirnya warga sepakat untuk membangun desanya bersama-sama di lingkungan masing-masing, untuk mewujudkan impian warganya, yaitu impian Desa yang maju, aman, nyaman, rukun, selalu membina membudayakan kerukunan, kekompakan, dan kebersamaan lebih utama saling menghargai dan menghormati sesama.

Dalam rangka mewujudkan pembangunan Desa yang baik dan maju, karena kami mendapat amanah dari pemerintah untuk membangun desanya. antara lain prioritas utama embung penampung air, irigasi, saluran air ke lahan pertanian, jalan infrastruktur, jalan poros antar  dusun, jalan poros antar desa, jalan poros antar permukiman warga, jalan poros perekonomian warga.

“Ini amanah dari Pemerintah Pusat Kementerian RI, tentang desa tertinggal dan dari Pemerintah daerah Kabupaten Ngawi. Sumber dana berasal dari negara, yaitu dana (APBN) anggaran pendapatan belanja negara. Juga dana daerah kabupaten. Dana alokasi desa (ADD) dan dana desa (DD). Jadi kami yang punya modal tenaga, mengajak menghimbau keseluruh warga Patalan untuk punya roso rumongso sepakat membangun desa bersama-sama bergotong royong di usahakan satu makna satu komando untuk mewujudkan terciptanya Desa Patalan Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi menjadi desa yang terbaik.,’ ungkap Haryono.

Ketika ditanya terkait Juknis padat karya tunai permendes sasarannya apa mas? Haryono menjawab “ya mas, kami sesuaikan prosedur  sesuaikan (juknis)  padat karya tunai, sasarannya yaitu, anggota keluarga miskin warga setempat. Hal itu dengan tujuan masyarakat kami yang kurang mampu mendapat penghasilan untuk biaya hidup sehari-hari,“ tegasnya.

Kepala Desa Patalan Sukarlan membenarkan apa yang disampaikan oleh (TIMLAK) tim pelaksanaan kegiatan desa bidang fisik dan perencanaan desa. Itu sudah benar sesuai dengan prosedur. Kami berharap semua lembaga dan instansi ikut serta membantu kami khususnya Desa Patalan untuk mewujudkan cita-cita bangsa dan negara terutama warga masyarakat Desa Patalan.

“Berharap tidak mengurangi adanya situasi kondisi yang ada di Desa Patalan, warga kami tetap semangat bersatu bersama bergotong royong seperti yang bapak lihat untuk membangun desanya yang lebih baik,“ pungkas.

Reporter : Zae/Adv
Publish : Jamal

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

REKOMENDASI UNTUK ANDA