by

Kades Jaten, Bangun TPT Untuk Kesejahteraan Masyarakat

NGAWI, BrataPos.com – Masyarakat Dusun Duren RT.03 RW.04, Desa Jaten, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi berbondong-bondong mengerjakan pembangunan Talud Penahan Tanah (TPT) kemarin. Dalam pembangunan tersebut diketahui dengan volume 287 m, yang menggunakan Anggaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp.189.707.200,-.

Menurut keterangan ketua tim pengelola kegiatan Desa bidang infrastruktur Desa 2020, Triyono mengatakan, kegiatan ini kami tempatkan sesuai Musyawarah Masyarakat Tingkat Desa (Musrenbangdes) yang diprioritaskan tentang pembangunan Talud Penahan Tanah (TPT) di Dusun Duren RT.03 RW.04.

“Semua pembangunan dikerjakan oleh masyarakat setempat secara bergantian dan mendapat upah sesuai Juknis padat karya tunai yaitu Mandor Rp. 95.000,- tukang Rp. 95.000,- per hari pekerja Rp. 80.000,- per hari. Hal itu agar masyarakat memperoleh pendapatan. Kami lakukan itu sudah sesuai dengan petunjuk prosedur dari Tim Teknis Desa sebagai perencana dan pelaksana pembangunan yang ditunjuk oleh Kepala Desa dan TPK Desa,” katanya.

Pekerjaan ini dikerjakan oleh masyarakat desa setempat secara bergantian dan mendapat upah sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) Padat Karya Tunai (PKT), dengan petunjuk teknis direktorat jenderal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan transmigrasi Republik Indonesia Tahun 2018. 

Selain itu, mendasar kepada Undang-Undang Desa Nomor 6 tahun 2014 tentang desa. Padat karya tunai ditujukan bagi, anggota keluarga miskin, penganggur, setengah penganggur, anggota keluarga dengan gizi buruk sesuai sasaran padat karya tunai yaitu.

Kepala Desa Jaten Kecamatan Jogorogo Kabupaten Ngawi Suwaji pada saat diwawancarai oleh Wartawan BrataPos.com di tempat kerjanya terkait keterangan Ketua TPK membenarkan tentang pelaksanaan pembangunan Infrastruktur yang ditempatkan di Dusun Duren RT.03 RW.04 dengan volume yang telah disampaikan oleh Ketua Tim TPK saya. “Itu sudah benar mas. Kami laksanakan sesuai dengan prosedur,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang harapan kedepan untuk kemajuan desanya yang menjadi desa potensi desa yaitu untuk kesejahteraan masyarakat (peningkatan perekonomian masyarakat) melalui embung irigasi, embung penampung air atau irigasi saluran air untuk para petani padi maupun sayur mayur sudah seperti apa?. 

“Kami bertahap kedepan menjadi desa yang mandiri baik ekonomi dan kesejahteraannya masyarakat kami. Yang penting masyarakat Desa Jaten guyub, rukun, tentram, bersatu bersama untuk desa tercinta ini. Insya Allah kami toto kami rencanakan dari irigsi, saluran air untuk para petani dan ilmu-ilmu pertanian, agar petani kami menjadi subur makmur tidak kekurangan air,” tegas Kepala Desa Jaten, Suwaji kepada Wartawan BrataPos.com.

Reporter : Zae/Adv
Publosh : Jamal

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

REKOMENDASI UNTUK ANDA