by

Bupati Lira Lamongan Angkat Bicara Tentang Pilkada

Perhelatan pemilihan calon bupati dan wakil bupati Lamongan akan berlangsung Desember 2020,tensi politik di kota soto semakin kelihatan memanas, diselingi perjuangan yang tak kenal menyerah dalam memerangi pandemi covid 19 warga lamongan juga disuguhi dengan berbagai atribut pilkada dalam bentuk fisik gambar calon maupun medsos propaganda masing masing calon.
Pembentukan tim sukses mulai merambah di kampung kampung kecil,pembicaraan kelas warung kecil juga sudah mulai di lakukan masing masing yang mengklaim sebagai tim,organisasai organisasi sosial masyarakat juga mulai terdampak mengklaim dukungan masing,padahal kpu belum membuka pendaftaran calon bupati dan wakil bupati secara resmi. Coba kita menganalisa secara sederhana kemungkinan calon yang akan maju di pilkada desember mendatang.

Yang sudah jelas memenuhi persyaratan adalah dua pasangan calon,

  1. Yurohnur Effendi dan
    KH. Abdul Rouf atau yang biasa di panggil YessBro.
    Calon ini didukung mayoritas partai politik di Lamongan yang secara yang secara simbolis adalah merupakan representasi perwakilan masyarakat Lamongan,karena sudah merupakan mayoritas parlemen di DPRD Lamongan .
    Yurohnur Effendi merupakan pejabat tinggi di lingkungan pemkab Lamongan,sebagai Sekda beliau adalah orang pertama yang mengeksekusi segala terjemahan kebijakan dari Bupati secara dirrect. Pengalamannya dalam birokrasi sudah tidak terbantahkan,masih mudah dan enerjik sehingga sangat layak untuk memperebutkan sebagai calin bupati. Didampingi seorang KH.Abdul Rouf yang nota bene adalah refresentasi dari golongan islam fanatik,sehingga dirasakan mampu menyeimbangkan kepemimpinan YessBro bila nantinya di kehendaki masyarakat Lamongan.
  2. Suhandoyo SP ,seorang mantan kader PDI P yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Propinsi Jatim dua periode tentunya juga bukan lawan ringan bagi pasangan YessBro, berbekal sekitar 62 ribu lebih dukungan yang sah dan sudah terferivikasi oleh KPU,maka pasangan dinyatakan sudah memenuhi syarat untuk running pilbub yang berpasangan dengan Suudi yang tentunya merefresentasikan basis pemilih pantura raya.
    Sebagai calon yang maju melalui jalur independent tentunya sangat berat bagi Suhandoyo-Su’udi untuk menyaingi pasangan YessBro,karena harus bekerja mati matian sendiri tanpa dukungan dari partai politik.
  3. Calon selanjut nya adalah masih sebuah wacana dan klaim politik sampai dengan saat ini semua masih berebut rekom dari partai politik yang belum jelas jluntrung nya.
    Boleh jadi ibu Kartika Hidayati maju sebagai calon apabila rekom PKB jatuh ke tangan beliau,namun rupanya abang kita Shollahudin (Sembodo)bersama tim nya juga berjuang keras untuk mendapatkan rekom itu dari orang nomer satu di PKB ,karena secara struktural partai DPC PKB masih memberikan dukungan kepada Gus Shollah.
    Lalu kemana PDI P?
    Politikus Sa’im SPd yang mempunyai 8 kursi di DPRD Lamongan. Ini teracam tidak mengikuti pencalonan dan masih menyimak dengan serius apa yang diputuskan Muhaimin Iskandar,karena dengan 8 kursi PDI P tidak bisa mencalonkan sendiri tanpa koalisi. Terhitung sampai hari ini gembar gembornya KARSA dan Sembodo adalah masih sebatas wacana dan merupakan ikhtiar politik bagi yang ingai mencalonkan bupati dan wakil bupati lamongan.
    Dari beberapa calon yang muncul dan wacana yang akan muncul tentu nya kita sangat mengharapkan yang terbaik jujur dan amanah, serta punya visi dan misi untuk menjadikan masyarakat Lamongan lebih sejahtera dan maju.
    Harapan warga masyarakat Lamongan ditengah musibah covid 19 dan perhelatan pilkada ini semoga tidak ada ujaran ujaran kebencian,saling menjatuhkan,atas nama apapun,karena nurani kita sedang diuji adanya statemen statemen negatif yang dikawatirkan kalau kita tidak bijak menyikapinya,akan menimbulkan perpecahan antar kelompok masyarakat yang tentu akan menghambat pemerintahan dalam menangani pandemi covid 19.
    Biarlah pemerintahan berjalan,partai politik bermanuver,dan calon berikhtiar tentunya semua demi masyarakat Lamongan.

Reporter : Slamet

Editor Publisher : Rizki Ardhio

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

REKOMENDASI UNTUK ANDA