by

Siswa SD di Sumenep Harus Belajar Dalam Jaringan Sampai Pertengahan September

SUMENEP, Bratapos.com- Guna mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19, Pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masih sampai pertengahan September 2020. Pemberlakuan PJJ itu hanya dilakukan untuk sekolah dasar (SD) di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep.

Dalam setengah tahun ini, siswa SD juga diharuskan untuk belajar dalam jaringan (daring) dari rumah masing-masing atau sistem PJJ. Sistem belajar daring tersebut bisa diterapkan di berbagai jenjang pendidikan, dari jenjang TK sampai perkuliahan. Hanya saja perlu ada penekanan dan perhatian yang berbeda setiap jenjangnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Sumenep, Abdul Kadir mengatakan, jika pembelajaran untuk siswa SD masih menggunakan PJJ. “Untuk lembaga SD dan MI, masih harus menggunakan pola pembelajaran jarak jauh (PJJ) sampai 14 September 2020,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, pemberlakuan PJJ tersebut hanya dikhususkan bagi SD sederajat. Adapun untuk tingkatan diatasnya sudah diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka dengan catatan daerah tersebut sudah masuk zona hijau.

Pembelajaran di era new normal tersebut diambil dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, bahwa untuk kabupaten dengan zona hijau, boleh melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah bagi jenjang SMP, SMA, SMK, MTs, dan MA mulai tanggal 13 Juli 2020. Tapi untuk kabupaten yang belum termasuk zona hijau masih belum bisa melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di kelas.

“Jadi, untuk saat ini wilayah kecamatan di Kabupaten Sumenep yang termasuk zona hijau seperti Giligenting, Ra’as, Nonggunong, Gayam, Arjasa, Kangayan, dan Sapeken) untuk jenjang SMP, SMA,SMK, MTs dan MA sudah melakukan pembelajaran tatap muka di kelas,” terangnya.

Sedangkan untuk siswa SD, dimungkinkan akan dilakukan pembelajaran tatap muka setelah pertengahan September 2020 dengan catatan semua kecamatan atau kecamatan setempat telah masuk zona hijau.

“Nanti, ketika 14 September 2020, apabila Sumenep sudah zona hijau, maka jenjang SD dan MI sudah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di kelas,” tegasnya.

“Kita doakan semoga Sumenep segera masuk zona hijau sehingga di tanggal 14 September 2020 kita bisa melaksanakan PTM dengan baik,” tandasnya.

Reporter : zr
Publish : jml

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA