by

“Penculikan Anak” Pasca Lebaran Idul Adha 1441 H, Warga Dan Polisi Kalang Kabut Blokade Jalan

LUMAJANG, Bratapos.com- Warga Kecamatan Tempursari dan warga Kecamatan Pronojiwo pasca sholat idul adha digemparkan oleh adanya kabar penculikan anak. Jum’at (31/2/2020).

Tentu saja atas kejadian tersebut semua pihak dibikin kalang kabut, nampak blokade dilakukan di jalan penghubung antara Kecamatan Tempursari dan Kecamatan Pronojiwo. mengetahui ciri-ciri pelaku, Syaiful Kasun Jagokereng Desa Taman Ayu Kecamatan Pronojiwo bersama warga dan sejumlah anggota Polsek Pronojiwo berhasil menghadang yang diduga pelaku penculikan anak tersebut, setelah mendapat informasi dari Polsek Tempursari.

“Kejadiannya bukan di dusun Jagokereng, kebetulan yang diduga pelaku penculikan anak tersebut berhasil dihadang di dusun Jagokereng, setelah kami mendapat informasi dari Polsek Tempursari”,Ujar Syaiful Kasun Jagokereng, Desa Tamanayu Kecamatan Pronojiwo.

Diketahui dugaan pelaku penculik anak tersebut adalah ayah kandung dari balita yang diculiknya sendiri, dan tentu saja hal tersebut diketahui setelah ada mediasi antara korban dan terduga pelaku.

“Kebetulan keluarga tersebut ada problem”,Tambahnya.

Ternyata terduga pelaku penculik yang bernama Nasihin (38) warga Dusun Jamberejo, Desa Ringin Kembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, pernah menjalin pernikahan dengan gadis yang bernama Meylady Andrea (19) warga Tempursari, RT/RW (004/003), Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, yang kemudian pada bulan April 2020 lalu keduanya berpisah, namun kondisi Meylady dalam kondisi hamil 7 bulan atas hubungan pernikahan siri antara Nasihin dan Meylady.

“Saya pernah nikah siri dengan dia (Nasihin, red) , sudah agak lama, dan sekarang sudah tidak ada hubungan apa apa lagi, karena dia sudah menyatakan talak 3, pada saat saya mengandung 7 bulan.” Tegas Meylady.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Nasihin selaku ayah secara biologis balita yang di isukan pelaku penculikan tersebut, atas kejadian tersebut, dirinya menyesal dan tidak akan mengulangi kelakukan serupa kepada anaknya.

“Iya benar, saya kapok, dan sebenarnya saya hanya kangen saja pada anak saya, atas kejadian ini saya berjanji tidak akan mengulangi kejadian serupa”,Pungkasnya.

Reporter: Doris Tim

Editor: Marshel

Publisher: Shelor

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

REKOMENDASI UNTUK ANDA