oleh

Diduga Lalai, Nenek di Sumenep Menjadi Korban Tabung Gas

SUMENEP, Bratapos.com- Pada hari Sabtu dini hari tanggal 01 Agustus 2020, sekira pukul 04.00 WIB. Tabung gas 3 kg mengalami kebocoran hingga terjadi ledakan yang berada didalam dapur rumah Sahwa warga Dusun Tarebung, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kaleanget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Akibat ledakan tabung gas tersebut, Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menyampaikan, Sahwa mengalami luka bakar di bagian wajah, lengan kanan dan kiri, kaki kanan dan kiri.

“Terjadi sekitar pukul 04.00 pagi tadi, di ruang dapur milik Sahwa (70),” terangnya.

Peristiwa nahas tersebut, Lanjut Widi, terjadi ketika korban masuk ke dapur untuk memasak. Korban kemudian mencoba menghidupkan saklaratau skakel lampu ruangan dapur, namun tiba-tiba terjadilah ledakan.

Begitu mendengar suara ledakan, Widi juga menerangkan, Sang suami Sahwa yakni Hanawi langsung menuju ke arah dapur, dan mendapati korban di sekitar pintu masuk dapur dalam kondisi sudah tergeletak, “sebagian tubuhnya (korban) mengalami luka bakar,” ungkapnya.

Setelah itu, sang suami langsung memadamkan api pada tabung gas LPG dan menolong istrinya untuk dibawa ke rumah sakit islam (RSI) Garam Kalianget untuk dilakukan perawatan secara medis.

“Akibat dari kejadian tersebut nyawa korban masih bisa diselamatkan,” terangnya.

Sementara, kondisi ruang dapur rumah milik Sahwa beberapa mengalami kerusakan, seperti pada bagian asbes, daun pintu dapur lepas, dan kerugian materil atas kejadian tersebut ditaksir sebesar Rp. 500.000.

Mantan Kapolsek Sumenep Kota itu mengatakan, pihak korban dan keluarganya menganggap bahwa kejadian tersebut merupakan kelalaiannya sendiri dan menerimanya sebagai musibah dan tidak menginginkan kejadian tersebut diproses secara hukum oleh pihak Kepolisian serta tidak akan melakukan penuntutan hukum kepada pihak manapun.

Penulis : zr
Publish : jml

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA