oleh

kapolres Pasuruan Kota Mengajak Ulamak Memberikan Pemahaman Kepada Masarakat

Pasuruan,Bratapos com- Kapolres Pasuruan Kota Bersama ketua PCNU Kota Pasuruan dan ketua Ponpes NU Pasuruan Kota di pimpin bapak Kapolda Jawa Timur Terkait Silaturahmi Ulama/Kyai Khos NU se Jawa Timur,pada hari senin 27-07-2020 di Aulah Sanika Satyawada polres Pasuruan Kota Jl,Gajah Mada no,19

Kapolres Pasuruan Kota bersama PJU mengikuti Giat zoom metting Bersama ketua PCNU dan ketua Ponpes NU Pasuruan Kota di pimpin Bapak Kapolda Jawa Timur Terkait Silaturahmi Ulama/Kyai Khos NU Jawa Timur.

Dalam penyampaian Sambutan dari KH. Anwar Mangsyur wakil PWNU, dimana bangsa ini dengan situasi yang memprihatinkan dengan bersinergri,

“Nu mempunyai sikap yang jelas dan sikap politik bahwah NU memahami nasionalisme negara ini di ponasi dengan nasionalisme dan relejius, adalah sangat penting kepedulian atas negara nya maka nu berpendapat harus relegius, dengan relegius maka kita tidak akan menjadi negara yang Liberal dan komunis,

“Tidak akan terjebak khilafah, kita terjerumuskan darinprinsip” demokrasi, kita harus menyangga dari pondasi menjadi negara ini adalah satu satunya pancasila, sampai kapan pun Ulama pesantren NU tidak akan bergeser sedikitpun dari dasar pancasila, nasionalisme dan relegius kesamaan besar TNI dan POLRI ini, bahwa sekarang ada tantangan, rasanya ada kemunduran diskusi”

Seperti ini menghadapi semua yang sama” berkewajiban menyelamat kan negara kita yang tercinta dan tentang keselamatan Pancasila NKRI, maka Kiayi” besar akan terus berjuang bersama TNI dan Polri.

“kita tidak boleh main-main dengan negara kesatuan, dengan dasar pancasila, disanalah kita bekerja dan berjuang, berjuang untuk negara kita semua berkoridor dalam negara untuk kesetuan republik indonesia tercinta ini.ungkap KH,Anwar Mangsyur

Sering saya mengatakan corona ini memang ada, data di provinsi Jawa Timur tentang covid-19 ini masih cukup tinggi,
Dismping itu cukup membanggakan 20 hari terakhir kesembuhan Covid-19 cukup tinggi di wilayah Jawa Timur, tentang ada nya yang meninggal masih dianggap 7,7% artinya memang perlu upaya” para korban dan masyrakata yang tertular agar segera mendapatkan pertolongan dari pihak rumah sakit apabila terlambat ini akan sulit, dan sudah saya arahkan para kapolres untuk sering komunikasi dengan pesantren” untuk membantu dalam penanganan.tandesnya

Ada yang menyatakan bahwa memang real kita harus tetap waspada, ini tidak real,hanya di besar”kan inilah yang kita hadapi mengapa ini yang harus kita berikan penjelasan kepada masyarakat, venomena”pengambilan paksa Jenazah, biar di mandikan di cavani di depan Keluarga, bahkan kalau ada yang mau ikut asal pakek APD sesuai syariat islam, itu betul” syah, mengapa itu terjadi ada terori the Ice Bregh Model saya kira dengan stuktur dengan nilai” dengan kyai, Covid ini ada, nilai stuktur di otaknya,

“Kami membuat pesantren Tangguh, saya berharap para kapolres ikut membantu, penerapan protokol kesehatan di pesantren dan memperkuat posantren,pemberdayaan ekonomi dan keamanan, Kuratif, dengan 3 T Testing,Tracing dan Treatment program optimalisasi, fungsi dan peran kampung tangguh Semeru.pungkas Bapak Kapolda Jawa timur

Tentang ada nya asalah Pilkada 19 kab Kota, saya berharap Jawa Timur bisa menjadi Contoh bagi provinsi- Provinsi yang lain, agar tetap aman, damai dan Sejuk nasionalisme dan relegius, boleh beda pilihan tetap dengan sikap” yang dewasa,

“Disisi lain karekter pasuruan adalah agamis sangat tepat kami khususnya Polres pasuruan kota mengajak para ulama untuk bekerja sama demi masyarakat agar memahami tentang aturan pemerintah khususnya protokol kesehatan dan protokol pemakaman jenazah secara prosedur covid 19. Ujar AKBP, Arman S,I,K. M.S.I

Rangkaian kegiatan Zoom Metting Bersama ketua PCNU dan ketua Ponpes NU Pasuruan Kota di pimpin Bapak Kapolda Jawa Timur Terkait Silaturahmi Ulama/Kyai Khos NU se Jawa Timur, selama giat berlangsung aman dan kondusif.

Repoter : Agung

Editor/Publiser : Hadi

REKOMENDASI UNTUK ANDA