oleh

Anggota DPRD Imam Firmadi: Kronologis Kasus yang Disembunyikan Dari Publik

Labusel,  Bratapos.com – Beredarnya berita yang simpang siur terhadap Anggota DPRD Imam Firmadi yang diduga melakukan penyiksaan terhadap pelaku pencurian sepeda motor hingga merebak paradigma negatif terhadap anggota DPRD Labusel tersebut menemui titik terang. Dimana awal kejadian yang masih buram akhirnya mulai mencuat kepermukaan.

Ratusan Warga Desa Pinang Dame Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhan Batu Selatan,  “kami sangat memohon kepada polsek Torgamba agar menangkap diduga adanya pelaku curanmor warga kampung sendiri, karena warga merasa resah dan ketakutan kecuriaan  di lingkungan Desa mereka”.ungkap warga.

Pasalnya Kejadiaan Pada hari minggu  28 Juni 2020 pelaku MJY ( 21) membawa sepeda motor tanpa izin pemilik motor pak Tarman, yang merupakan seorang Kepala Desa di Desa Pinang Dame dan kejadian sempat menghebohkan warga setempat. Ketika team Bratapos.com melakukan wawancara beberapa warga setempat, pelaku sudah berkali-kali melakukan aksinya warga masih memaafkannya. “Namun aksi terakhirnya  sudah mengikis habis kesabaran warga desa Pinang Dame dan melakukan aksi bersama terhadap MJY hingga babak belur dihajar massa”. kata warga

Kapolsek torgamba AKP Firdaus Kemit SH melalui Kanit Reskrim Polsek Torgamba  Ipda Elimawan SH menjelaskan ”benar, Kami mendapat laporan dari warga desa Pinang Dame, bahwasanya di desa mereka telah terjadi pencurian sepeda motor yang telah diamuk massa, segera pihak Polsek Torgamba mengamankan dan menangkap pelaku MJY (21), diamankannya pelaku Curanmor agar amukan massa tidak semakin parah” ujar AKP Firdaus

Terkait masalah isu yang beredar  tentang terjadinya penganiayaan MJY oleh pihak pelapor  Tarman, belum  bisa kita minta keterangan dan tindak lanjuti,  lagian Tarman sebagai pelapor menanggung jawab tentang biaya berobat terlapor”.  ujar AKP Firdaus Kemit SH saat di konfirmasi  team bratapos.com pada Senin 29 juni 2020 jam 13.20 wib.

Tarman korban Curanmor mengatakan pada team bratapos.com bahwa beliau sudah memaafkan kelakuan YMJ, namun Keluarga YMJ mengaku kepada bratapos.com bahwa mereka merasa tidak puas atas pertanggungjawaban Pak Tarman sebagai Pemimpin Desa yang terkesan melindungi orang-orang yang sudah main hakim sendiri kepada YMJ. Dan warga meminta agar pihak kepolisian setempat  memperketat pengamanannya atau bila perlu melakukan patroli di Desa Pinang Dame agar kejadian serupa tak terulang kembali.

Reporter : Porkot Pulungan

Publisher : Rahmat Arif Hsb

REKOMENDASI UNTUK ANDA