oleh

Gempar..!! “Gadis Belia Umur 12 Tahun Dinikahi Pria 45 Tahun, Ini Alasannya.!?

BANYUWANGI, Bratapos.com- Pernikahan terjadi antara gadis belia umur (12 tahun) dengan pria berumur (45 tahun). Adalah merupakan peristiwa tergolong langka dan bahkan belum pernah terjadi di Kabupaten Banyuwangi. Gadis belia yang dimaksud sebut saja NW (samaran) gadis muda asal warga Dusun Krajan, Desa Siliragung Kecamatan Siliragung, Kabupaten Bayuwangi, Jawa timur. Selasa, (14/7/20).

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin, membenarkan bahwa ada gadis belia berusia 12 tahun telah menikah siri dengan seorang pria berusia 45 tahun, yang usianya terpaut 23 tahun.

“Kami mendapat laporan dari orang tua gadis belia tersebut, kalau anaknya yang masih di bawah umur berusia 12 tahun dinikahi oleh orang dewasa,”Jelas Arman, Senin (13/7/2020).

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penyidikan atas kronologinya gadis muda belia yang dinikahkan oleh orangtua angkatnya.

Selain itu pihak Polisi telah memanggil saksi-saksi yang terlibat dalam pernikahan tersebut.

“Kami telah memanggil dan memeriksa saksi-saksi untuk diambil keterangannya,” jelas Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin .

Pernikahan tersebut sudah berlangsung selama satu bulan, bahkan untuk saat ini keduanya sudah telah tinggal satu rumah.

Sementara itu, M. Imam Ghozali, yang merupakan salah satu pendamping dari keluarga korban, menjelaskan, bahwa kejadian tersebut terungkap setelah orang tua kandung ‘NW’ (gadis belia 12 Tahun) mendatangi Ketua Rt dan Kepala Dusun Krajan, Desa siliragung Kecamatan Siliragung, kabupaten Banyuwangi.

Untuk melaporkan anaknya telah dinikahkan pada seorang pria, oleh S (nama samaran) orang tua angkat gadis belia berumur 12 tahun tersebut.

Selama ini, ‘NW’ tinggal atau menetap bersama orangtua angkat yang tidak lain masih merupakan kakak dari orangtua ‘NW’ gadis belia 12 tahun.

“Yang tidak terima itu orangtua kandungnya, mereka melaporkan kepada kepala desa (Kades) kalau anaknya telah dinikahkan, padahal usianya masih belum cukup,”kata Imam.

Bahkan Imam juga menjelaskan, alasan pernikahan ini karena orangtua angkatnya sedang kesulitan ekonomi.

“Kami menyerahkan kasus ini pada pihak kepolisian,”Pungkasnya.

Reporter: Tim

Editor: Yahya

Publisher: Shelor

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA