oleh

Abal DKK Diringkus Kepolisian Terkait Dugaan Tindak Pidana Percobaan Pembunuhan Satu Orang Buron

Tanjung Balai, Bratapos.com – Berawal dari kejadian pada hari Selasa tanggal 23 Juni 2020 sekira pukul 17.00 Wib tersangka H. Kibal (HJ) mengajak korban dari rumahnya ke ladang milik tersangka Wadis (WD) belum tertangkap yang beralamatkan di Jalan Pandan Lingkungan III Kelurahan Selat Tanjung Medan Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjung Balai, yang direncanakan akan menyelesaikan permasalahan antara korban dengan tersangka Wadis (WD) (belum tertangkap) yaitu penggelapan Narkotika jenis Shabu milik Wadis yang dilakukan oleh korban, sesampainya diladang milik tersangka Wadia, korban dan tersangka Wadia saling adu mulut antara korban dengan tersangka Wadis dan tersangka Abal, H. Kibal, Khairuddin Alias Udin, Tengku Syahrul Alias Syahrul.

Kemudian tersangka Wadis dan Abal langsung memukuli korban dengan menggunakan tangan kosong ke arah wajah dan kepala secara berkali kali yang menyebabkan luka pada kepala bagian atas dan belakang serta wajah yang pada luka tersebut mengeluarkan darah, kemudian teman teman tersangka Wadis yang berada di ladang tersebut ikut serta melakukan pemukulan terhadap korban secara beramai ramai.

Setelah tersangka Abal dan kawan kawan memukuli korban, maka tersangka Tengku melakban kedua tangan korban kebelakang dengan menggunakan lakban berwarna Coklat dan menutup mata dengan menggunakan lakban berwarna Coklat dengan tujuan agar korban tidak dapat melarikan diri, selanjutnya para tersangka memasukkan korban ke dalam mobil Nissan X Trail warna Silver milik tersangka Abal dan tersangka Khairuddin Alias Udin sebelum naik kedalam mobil X Trail tersebut, mereka mengambil 1 (Satu) buah Paving Blok dan membawanya masuk kedalam mobil tersebut dengan maksud jika korban tidak mengakui benar ada mengambil atau menggelapkan Narkotika milik Wadis maka Khairuddin Alias Udin menggunakan 1 (Satu) buah Paving Blok tersebut untuk memukulkan ke korban.

Selanjutnya para pelaku korban menuju arah Simpang Kawat, dan didalam perjalanan para tersangka memukuli korban sampai ketika di Jalinsum tepatnya didepan rumah makan Status Quo Kecamatan Pulau Raja mobil yang dikenadarai oleh para tersangka menabrak mobil Ambulance dari arah belakang, kemudian mobil yang digunakan oleh para tersangka dan Ambulance berhenti, dan saat bersamaan juga ada mobil Patroli Polsek Pulau Raja, melihat ada kesempatan maka korban langsung berteriak meminta tolong, dan Petugas Polsek Pulau Raja tersebut langsung mendatangi mobil para tersangka serta mengamankan korban, para tersangka dan mobil yang digunakan oleh tersangka.

Dari hasil perbuatan Abal dan kawan kawan tentang dugaan tindak pidana percobaan pembunuhan atau secara bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang dan perampasan kemerdekaan seseorang (penyekapan), sebagai mana dimaksud dalam pasal 338 junto 53 sub pasal 170 ayat 2 ke 2o Subs pasal 351 ayat 2 dan pasal 333 ayat 2 KUHP Pidana.

Adapun nama nama dari tersangka yang melakukan tindak pidana percobaan pembunuhan tersebut adalah H. Muhammad Ikbal Batubara Alias Kibal (HK), Laki laki, 42 Tahun, Islam, Wiraswasta, alamatnya Jalan. H.M. Nur Gang Suka Damai Kelurahan Pahang Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, Abral Nasution Alias Abal (AN), Laki laki, 37 Tahun, Islam, Wiraswasta, alamatnya Jalan Burhanuddin Lingkungan V Kelurahan Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai, Khairuddin Alias Udin (KH), Laki laki, 44 Tahun, Islam, Wiraswasta, alamatnya Jalan T Angkash Kelurahan Pasar Kecamatan Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan dan Tengku Syahrul Alias Syahrul (TS), Laki laki, 37 tahun, Islam, Wiraswasta, Kota Aceh Timur.

Dari bukti yang ditemukan oleh Kepolisian terhadap para tersangka yaitu 1 (Satu) bilah senjata tajam jenis Pisau bergagang Kayu panjang besi 9 cm lebar besi 1 cm, 1 (Satu) buah Paving Blok, 1 (Satu) utas Lakban warna Coklat yang ada bercak Darah, 1 (Satu) potong kaos lengan pendek warna Putih merk HUGO, 1 (Satu) potong kaos lengan pendek warna Hitam merk HURLEY, 1 (Satu) potong kaos singlet warna Hitam merk GRL dan 1 (satu) potong kaos singlet warna Putih merk CROCODILE.

Namun Kepolisian terus masih mendalami Motif sehubungan dengan Korban belum sadarkan diri, namun dari keterangan tersangka adalah unsur sakit hati, hubungan antara tersangaka dengan korban adalah kawan dan sudah saling kenal

Reporter : Tim Bratapos Sumut

Publisher : Rahmat Arif

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA