oleh

Rapid Tes Rp.350.000″ Puluhan Supir Demo di Pelabuhan Banyuwangi

BANYUWANGI, Bratapos.com- Para awak supir truck dengan kendaraan pengangkut Bahan pokok yang akan melakukan penyebrangan dari pelabuhan ketapang Kecamatan Banyuwangi menuju ke pulau Bali yang tertahan karena aturan Rapid tes melakukan aksi demo didepan pelabuhan penyebrangan Angkutan Sungai Danau Dan Penyebrangan (ASDP) Ketapang Banyuwangi. Sabtu, (27/06/2020).

Para supir tersebut merasa keberatan dengan aturan Rapid tes yang dilakukan bukan karena Harus Rapid Yes yang dikeluhkan

Para supir mengeluhkan karena rapid tes harus membayar sejumlah uang Rp. 350.000 untuk waktu berlaku Keterangan Rapid Yes hanya 3 hari. Mereka juga berpendapat selain membayar yang memberatkan mereka jangka waktu yang hanya 3 hari tidak cukup bagi mereka untuk pulang pergi.

“Waktu yang dibutuhkan kami mas minimal 5 hari untuk pulang pergi sehari untuk perjalanan, sehari waktu habis untuk bongkar sehari untuk muat itu sudah tiga hari belum kalau kita mau bongkar terkena nginap bongkarnya keesokan harinya, setelah itu baru bisa menyebrang ke Jawa,”tegas salah satu supir truck yang berhasil dimintai keterangan jurnalis Bratapos.com disela-sela demo.

Disamping itu para supir truk berasumsi “ini ajang akal-akalan petugas saja untuk meraup keuntungan pribadi”Ujar supir truk yang lain yang berada bersebelahan dengan sopir truk yang sebelumnya yang dikonfirmasi jurnalis Bratapos, Para supir tidak keberatan sebenarnya Ada rapid tes tetapi harus ada pengecualian tidak dipungut biaya rapid tes,”tambahnya.

Pihak penyebrangan ASDP
Untuk kelancaran arus lalu lintas akhirnya sementara ditiadakan rapid tes dan part supir truck diperkenankan melanjutkan penyebrangan ke Bali,”pungkasnya.

Reporter: Tim

Editor: Yahya

Publisher: Shelor

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA