by

DPC LAN Kota Tanjung Balai Minta Agar Kerja BNNK Harus Maksimal

Tanjung Balai, Bratapos.com – Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Anti Narkotika (DPC LAN) Kota Tanjung Balai meminta agar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjung Balai bekerja dengan maksimal dan harus benar benar serius dalam melaksanakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) atau Penanggulan Bahaya Narkoba (PBN) di Kota Tanjung Balai, Provinsi Sumatera Utara.

Sebagaimana yang di sampaikan oleh ketua DPC LAN Kota Ilhamsyah kepada awak media pada hari Jumat 05 Juni 2020 sekitar pukul 13.00 Wib.

Ilham menilai ” BNN Kota Tanjung Balai harus benar benar maksimal dan serius dalam melaksanakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) atau lebih singkatnya Penanggulan Bahaya Narkoba (PBN) seperti yang kita ketahui bahwa Kota Tanjung Balai juga adalah salah satu pintu masuk Narkoba dikarenakan banyaknya pelabuhan tikus dan pulau pulau terpencil serta alur alur sungai yang sulit di ketahui oleh masyarakat umum apa lagi penegak hukum.

Lanjut Ilham “sudah beberapa kali Narkotika baik dari jenis Shabu maupun Jenis Pil yang berjumlah besar masuk dari Tanjung Balai, akan tetapi kita tidak pernah mendengar BNN Kota Tanjung Balai yang melakukan penangkapan”, tegasnya.

“seperti penangkapan Narkotika jenis Shabu dalam skala besar di Jalan Anwar Idris Sei Dua Kota Tanjung Balai beberapa bulan lalu, seperti baru-baru ini penangkapan 30 Kg Narkotika jenis Shabu yang di lakukan Polrestabes Medan di Jalan Sei Apung, Kecamatan Bagan Asahan, Kota Tanjung Balai pada tanggal (30/05/2020) lalu, tetapi kita tidak pernah mendengar BNN Kota Tanjung Balai yang melakukan penangkapan”, jelas Ilham.

Ilham Ketua DPC LAN Kota Tanjung Balai juga meminta kepada BNN RI dan BNN Provinsi Sumatera Utara untuk mengevaluasi kinerja BNN Kota Tanjung Balai selama ini.

“Kami meminta BNN RI dan BNN Provinsi Sumatera Utara untuk secepatnya melakukan evaluasi terhadap kinerja BNN Kota Tanjung Balai, yang selama ini kita nilai lamban dalam melaksanakan P4GN atau PBN di kota yang kita cintai ini”, tegas Ilham.

Sementara itu kepala BNN Kota Tanjungbalai AKBP Edy Mashuri Nasution,S.H.,M.H melalui Kabag Umum BNN Kota Tanjung Balai Mushab Aulia di dampingi Kasi Pencegahan Hamzah saat di konfirmasi Wartawan menjelaskan bahwa BNN Kota Tanjung Balai kekurangan personil dan anggaran.

“kita bukan tidak pernah melakukan penangkapan, akan tetapi kita kurang personil dan minim nya anggaran. Kendati demikian kita tetap lakukan lidik kelapangan, dan setelah data kita dilapangan lengkap langsung kita bawa ke pusat dan mereka yang mengolah semua,” ujarnya.

Lanjut dikatakannya bahwa kapasitas BNNK itu untuk kasus pertahunnya hanya satu. “jadi kapasitas BNNK itu untuk Laporan Kasus Narkoba (LKN) setahun hanya satu, tapi lidik kita yang banyak, makanya nampak kita seperti tidak bekerja padahal kita sudah bekerja, kemudian dari pada itu, untuk saat ini Kasi Pemberantasan kita sudah kosong dan beliau sudah di Polda,” jelasnya.

Reporter : Irwansyah

Publisher : Rahmat Arif

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

REKOMENDASI UNTUK ANDA