by

Pencairan BLT-DD Desa Ngraho Diduga Ada Satu Warga Penerima PKH Dan BLT-DD

Bojonegoro, bratapos.com – Hari ini Rabu (03/06) sejak jam 08.00 WIB. kantor kepala desa Ngraho Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro dipenuhi warganya. Kurang lebih seratusan warga berduyun-duyun datang ke kantor desa memenuhi undangan untuk pengambilan BLT-DD tahap kedua.

Hadir dalam kesempatan itu Muksin, kepala desa Ngraho beserta jajaran pemerintah desa, pendamping desa dan petugas dari Bank Jatim. Acara yang dijadwalkan jam 8 pagi ini baru bisa dimulai sekitar jam 9 dikarenakan menunggu kedatangan petugas dari Bank Jatim.

Ratusan warga yang datang terlihat antusias untuk mengambil bantuan ini dengan saling berdesakan sehingga tidak mempedulikan protap penanganan Covid-19 dalam memperhatikan physical distancing dan social distancing. Tanpa adanya petugas dari kepolisian dan TNI, para perangkat desa terlihat kewalahan untuk mengatur masyarakat dalam proses antrean pengambilan bantuan ini, sementara dari keamanan hanya ada linmas dan satu orang Satpol PP.

Ditemui disela-sela acara penyaluran BLT-DD tahap kedua ini, Muksin, kepala desa Ngraho, ketika dikonfirmasi terkait adanya satu orang warganya yang selain mendapat BLT-DD juga mendapatkan bantuan PKH mengatakan,” Salah besar informasi itu. Karena yang benar adalah Mbah Somo tidak mendapatkan PKH, tapi cucunya Mia yang mendapat PKH. Jadi PKH tersebut untuk cucunya yang saat itu masih sekolah, bukan PKH untuk Lansia sebagaimana yang disangkakan masyarakat. Jika ada masyarakat yang tidak terima soal bantuan ini, silahkan datang ke kantor.” Tantang kepala desa Ngraho yang baru menjabat sekitar 2 bulanan ini.

Salah seorang warga Desa Ngraho sangat menyayangkan atas proses pendataan penerima bantuan desa Ngraho Kecamatan Gayam yang terkesan amburadul dan carut marut ini. “Masalahnya ada warga yang sudah didata oleh RT untuk mendapatkan bantuan, namun setelah dimusdeskan ternyata tidak mendapat. Disisi lain ada warga yang tidak didata oleh RT, tapi setelah musdes malah mendapatkan bantuan. Saya sudah konfirmasi ke Pak RT, BPD juga pendamping bahwa Mbah Somo adalah salah satu penerima PKH Lansia, yang dikarenakan saat itu pengurusnya adalah yang harus satu KK dengan Mbah Somo, sehingga saat itu Mia (cucu Mbah Somo) ditawari untuk namanya dijadikan sebagai pengurus PKH untuk Mbah Somo, dan Mia berkenan, sehingga saat itu kartu PKH dicetak atas nama Mia, namun peruntukannya adalah untuk Mbah Somo, sebagaimana chat wa pendamping ke saya. Tapi saat ini Mia sebagaimana yang disampaikan oleh ketua RT bahwa Mia sudah pindah di Wonogiri dan ber KK sendiri, sehingga itu yang dijadikan alasan oleh Pemerintah Desa Ngraho untuk memasukkan Mbah Somo sebagai penerima BLT-DD. Itu yang sangat saya sayangkan.” Tegas Sukiran yang akrab dipanggil Pak Sori.

Acara penyaluran BLT-DD di desa Ngraho ini berakhir sekitar pukul 10.00 WIB.

Reporter : Goen
Publisher : Didik

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

REKOMENDASI UNTUK ANDA