by

PT. POS INDONESIA VS DINSOS Bagaimana Asumsi Masyarakat Terkait Pembagian BST Di Tingkat Kecamatan ???

Siantar, Bratapos.com – Bantuan Sosial Tunai ( BST ) bersumber dari Kemensos Yang diselenggarakan oleh PT. POS INDONESIA Cabang Kota Pematangsiantar dilaksanakan di Tanah Lapang Haji Adam Malik. Dalam jumlah total Besar Uang Rp. 984.000.000 untuk alokasi 1.640 Penerima Kecamatan Siantar Martoba dengan 7 Kelurahan yakni Kelurahan Pondok Sayur, Kelurahan Sumber Jaya, Kelurahan Naga Pitu, Kelurahan Naga Pita, Kelurahan Tanjung Tongah, Kelurahan Tanjung Pinggir dan Kelurahan Tambun Nabolon.

Pusat PT Pos Indonesia Bekerjasama dengan Kemensos lalu regional mereka hanya memerintahan ada kegiatan BST yang akan dilakukan secara dadakan dan hanya dilengkapin surat printah online yang tak bisa kita ketahui secara lisan benar atau tidak nya ada surat printah tersebut, ucap Kepala Kantor PT . Pos Indonesia Cabang Siantar didampingin Humas PT Pos Indonesia melalui tatap muka Dengan Kabiro BrataPos Siantar – Simalungun.

PT. POS INDONESIA Cabang Pematangsiantar ada 15 Orang dan ketua Satgas Bagia Julinanda diketahui oleh kepala kantor Sukianto tidak bisa menunujukan surat printah kerja dikarenakan internal perusahaan,

Atas dasar pertanyaan kita kepada pihak Management PT Pos kenapa hanya pihak mereka yang berada dilokasi dan bisa sebagai panitia kegiatan Bantuan Sosial Tunai yang diberikan kepada masyarakat bantuan penerima mulai tanggal 08. 09. 11. 12. 13. 14. 15. 16 – MEI 2020 dengan jumlah Anggaran Rp. 4.830.600.000 total alokasi sebanyak 8.051 sebagai penerima BST ?

Bukankah Pemerintah Pusat memberi anggaran transferan tunai melalui Rekening Bank dan bukan Melalui pengiriman Amplop sebagai biro dan jasa yang juga ini sebenarnya Urusan Pihak PERBANKAN .

Sangat Pantastik Anggaran yang beredar dalam harian dikota pematangsiantar tanpa ada kecelakaan perampokan pada saat kegiatan !!!

Dari Hasil pantauan dimasa Pandemik CoVid 19 yang diselenggarakan PT Pos dalam waktu Saya memberi komunikasi melalui TelepoN pribadi kepada tingkat jajaran Dinsos sebagai pendamping BST yang tak kelihatan di Tempat Selain PT POS Indonesia dan pada akhirnya beberapa waktu Bapak Wakil Walikota Pematangsiantar, BNPB, TKSK, Satpol PP, Polisi, tentara, beserta Scruity PT POS dan didampingin ada beberapa barisan yang tak tersebutkan memberi ucapan himbauan Larangan kepada masyarakat yang berkumpul kumpul di bawah sinar matahari tanpa alas atap sedikitpun di lokasi Tanah Lapang Haji Adam Malik yang dahulu kala sempat diucap Tanah Lapang Simarito..

Walaupun Pihak Kecamatan dan kelurahan tak juga tampak dilokasi tersebut untuk pendampingan selaku presiden desa dari masyarakat wilayahnya sampai dengan selesai kegiatan. Ucap Kepala Biro Bratapos. (Kamis 14 Mei 2020 )

Dalam kesempatan terakhir pihak PT Pos Indonesia Cabang Kota Pematangsiantar tidak sepakat atas perkataan Atas Kurangnya kordinasi kepada pihak TKSK dikarenakan ” TKSK ITU HANYA RELAWAN YANG RELA DATANG BERKAWAN KAWAN TANPA DIPERINTAHKAN, KAMI SELAKU PT POS CABANG SIANTAR HANYA KORDINASI DENGAN DINAS SOSIAL KOTA PEMATANGSIANTAR SELAKU PIMPINAN TKSK TERSEBUT. Dan PIHAK PT POS INDONESIA CABANG KOTA PEMATANGSIANTAR TELAH MEMBERITAHU KEPADA PIHAK PEMKO DAN POLRES KOTA WALAU Tidak ADA SURAT KERAMAIAN

” Tepat waktu setiap waktu “Motto PT POS INDONESIA CABANG PEMATANGSIANTAR

Reporter : Dapot (Kabiro Siantar – Simalungun)

Publisher : Rahmat Arif

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. Hi, We are wondering if you would be interested in our service, where we can provide you with a dofollow link from Amazon (DA 96) back to bratapos.com?

    The price is just $67 per link, via Paypal.

    To explain what DA is and the benefit for your website, along with a sample of an existing link, please read here: https://justpaste.it/4fnds

    If you’d be interested in learning more, reply to this email but please make sure you include the word INTERESTED in the subject line field.

    Kind Regards,
    Claudia

REKOMENDASI UNTUK ANDA