by

PT. Capital Mining Hutana Mengeksploitasi Dan Mencemari Bumi

Madina, Bratapos.com -Pencemaran sungai batang Natal oleh PT. Capital Mining Hutana yang berada di Rimbo Keluraan Tapus Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal lebih kurang dua tahun ini masih saja berlangsung hingga saat ini di duga ada restu dari oknum penguasa setempat. 

Tambang emas PT Capital Mining Hutana yang di indikasi tak memiliki Izin exsploitasi dari dinas pertambangan terus menggali kekayaan alam untuk mencari butiran emas di rimbo Kelurahan Tapus.

Kerusakan lingkungan yang diakibatkan penggalian akan berdampak buruk untuk kelangsungan hidup masyarakat setempat dikarnakan lahan hutan rimbo tuo kelurahan tapus telah porak poranda sehingga dijadikan lahan pertanian tidak bisa lagi untuk 130 tahun kedepan

Selain itu, keruhnya air sungai batang natal menuju sungai natal dan bermuara kelaut pesisir pantai natal wilayah pantai Barat natal menjadi keruh dan tidak jernih seperti biasanya lagi.

Dengan adanya janji janji yang diberikan pihak PT Capital Mining Hutana akan segera melakukan reklamasi semua itu hanya akal akalan semata pasal nya lahan yang sudah hancur menjadi lumpur mau di timbun pake apa.

Menurut pantauan Masyarakat Madina ada nya dugaan pembiaran terhadab tambang Emas PT.Capital Mining Hutana dikarnakan oknum ASN Lurah Tapus diduga kuat menerima ”UPETI” dari pihak perusahaan.

Dugaan penerimaan ”UPETI”terhadap Lurah berdasarkan kenapa sedikitpun tidak ada pelarangan atas perusakan yang ditimbulkan oleh perusahaan kom malah diam saja dan purak purak ngak tahu menahu.

Kami selaku MASYARAKAT Mandailing Natal mengharapkan kepada bapak Gubernur dan Kapoldasu agar menerripkan tambang Ilegal ini demi kelangsungan generasi di masa depan.

Reporter : Budi R Nainggolan

Publisher : Rahmat Arif

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA