by

Syukuri Kelulusan, Siswa SMABA Berbagi Ditengah Wabah Corona

Situbondo, BrataPos.com – Ditengah mawabahnya Virus Corona, siswa kelas 12 SMAN 1 Asembagus, Situbondo, Jawa Timur atau dikenal dengan sebutan SMABA dinyatakan lulus 100 persen.

Berbeda dengan pengumuman kelulusan tahun sebelumnya, kelulusan siswa yang diumumkan pada 2 Mei 2020 itu dilakukan secara online. Karena dampak dari pelarangan kegiatan yang sifatnya massal akibat penyebaran Virus Corona.

Yang menarik ditengah situasi prihatin itu, para siswa yang dinyatakan lulus itu melakukan kegiatan sosial dengan berbagi kepada mereka masyarakat tidak mampu disekitar SMAN 1 Asembagus.

” Difasilitasi pengurus OSIS SMABA, anak-anak kami yang baru lulus menyalurkan 400 paket beras dengan total sebanyak 2 ton yang diserahkan pada warga kurang mampu di sekitar sekolah yang diberikan secara langsung ke rumah-rumah warga kurang mampu itu, “ujar Kepala SMABA, Drs. Winarto, M.PD pada BrataPos, Rabu (06/05).

Penyerahan beras oleh Siswa SAMBA pada warga kurang mampu

Menurut pria yang akrab disapa Pak Win ini penyaluran beras itu di lakukan di 7 Desa di sekitar SMABA. Ke 7 desa itu Desa Awar-Awar, Parante, Trigonco, Asembagus, Gudang, Kedunglo dan Banyuputih.

” Sebenarnya pihak sekolah telah mempunyai rencana beberapa kegiatan baik untuk Ramadhan dan kelulusan, namun karena situasi saat ini tidak memungkinkan terkait dengan penyebaran Virus Corona, maka rencana itu kita sepakati diganti dengan bhakti sosial SMABA Berbagi. Kebetulan ini juga bulan Ramadhan, jadi momennya pas, “ucapnya.

Selain mengadakan bhakti sosial, pihak SMABA juga memberikan penghargaan pada siswa berprestasi serta guru pembimbingnya. Penghargaan diberikan pada siswa bernama Herman Maulana Putra bersama guru pembimbingnya bernama Erfan Rolis, S.Pd yang berhasil meraih juara pertama tingkat provinsi pada ajang Kunjungan Sejarah yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan juga diberikan pada Risqiyanti, S.Pd guru pembimbing geografi yang berhasil menggondol juara pertama tingkat kabupaten pada Kompetisi Saint.

“Biasanya penghargaan diberikan pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini. Tapi karena situasi melarang pelaksanaan upacara karena Virus Corona, maka penghargaan itu kita serahkan langsung ke rumah masing-masing, “terangnya.

Diakhir perbincangan Winarto berharap pada siswa yang baru lulus agar selalu menjaga nama baik SMAN 1 Asembagus dan menjadikan cobaan yang terjadi semakin membuat mereka semangat.

” Bahwa cobaan yang terjadi semata untuk menguatkan keyakinan anak-anakku sekalian menjadi generasi yang tangguh, “tuturnya.

Reporter : Yat

Publisher : Nr

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA