by

Polsek Percut Sei Tuan Diduga Abaikan UUD 1945 Pasal 28D Terkait Laporan Supriadi Alias Gendot Selama 5 Tahun

PERCUT SEI TUAN, Bratapos.com-Kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Polsek Percut Sei Tuan diduga telah mengabaikan Amanat UUD 1945 Pasal 28D yang berbunyi, setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum, terkait kasus penganiayaan terhadap Supriadi alias Gendot (48 tahun), dengan surat lapor yang tertuang di nomor STTLP: 3706/XII/2015/SPKT/Percut Sei Tuan yang juga di duga mengendap selama lima tahun.

Hal itu terungkap saat Supriadi alias Gendot sebagai pelapor dalam kasus 170 junto 351 KUH Pidana melakukan temu pers di waduknya Percut Sei Tuan, Sabtu sore (4/4/20).

Supriadi yang akrab di panggil Gendot ini dalam temu persnya mengatakan bahwasannya, terkait kasus penganiayaan terhadap dirinya terkesan ada dugaan pengabaian UUD 1945 pasal 28d atas hak perlindungan dan jaminan hukum terhadap dirinya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA