oleh

Di Duga Pekerjaan Pengaspalan Jalan Di Desa Kedung Bocok Terindikasi Mark – Up

Last updated: Selasa, 31 Maret 2020, 15:15 WIB

Sidoarjo,bratapos.com-Banyak desa – desa yang berlomba – lomba membangun desanya agar terkesan maju dan asri. Seperti halnya Desa Kedung Bocok Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Pada Tahun Anggaran 2019 dalam ÀPBDesnya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan aspal 2 paket kegiatan satu paket di dusun ngasem dengan Nilai Rp.127.589.000 dengan luasan 1239 atau panjang 413 m dan lebar 3 m tebal 3 cm

Sementara satu paket lainnya yang terdapat di dusun lain dengan biaya Rp 269.184.000 dengan rincian Luas 2811m2 atau panjang 937M1 dan lebar 3 m tebal 3 cm

Berdasarkan keterangan Pj Kepala Desa Kedung Bocok yang sekaligus PA (pengguna anggaran) Tumari yang dikonfirmasi bratpos.com di Kantor Desa Selasa 31/03 diperoleh Informasi bahwa pembangunan jalan aspal di desa ini direncanakan oleh Pendamping Desa Bernama Tukat dan TPK untuk Kegiatan ini Adalah Kaur Kesra bernama Rian, hal ini dibenarkan juga oleh Sekretaris Desa yang mendampingi PJ kepala desa saat dikonfirmasi bratpos.com.

Informasi lain yang diperoleh bratpos.com dari hasil konfirmasi dengan Tumari adalah untuk kegiatan ini alokasi biaya terserap secara keseluruhan dan pekerjaan juga telah selesai yang dikerjakan secara swakelola serta tidak ada masa pemeliharaan dari kegiatan ini.

Sementara dari hasil Investigasi yang dilakukan bratapos.com dan Tim yang juga menghadirkan Konsultan Independen diperoleh fakta bahwa untuk mengerjakan jalan aspal ini setidaknya ada 4 (empat) item pekerjaan yang membutuhkan biaya antara lain

Mobilisasi dan demobilisasi kurang Lebih Rp.12.000.000

  1. Mobilisasi dan demobilisasi kurang Lebih Rp.12.000.000
  2. Cor tack Coat Aspal Emultion
  3. Penghamparan Aspal 3 cm
  4. Ongkos Pekerja (32,5%)

Dari empat item pekerjaan ini estimasi biayanya untuk Cor Tack Coat Aspal Emultion adalah  1350 x 3 x 0.35 = 1417,5 liter x 13.000 = Rp 18.427.500

Penghamparan  aspal 3 cm dengan. Estimasi Biaya 1350 x 0,03 x 0,35=93,15 ton x Rp.1.300.000 = Rp121.095.000 , Upah pekerja Rp45.344.812 , PPn +Pph Rp 21.259.740 jadi total Estimasi Biaya untuk dua Paket penggaspalan ini adalah Rp 218.127.052 dan bila dialokasikan Anggaran 396.773.000 maka Masih ada Sisa Rp 178.645.948 jumlah inilah yang diduga jadi nilai mark Up pekerjaan pengaspalan di Desa Kedung Bocok.

Terpisah Mantan Kades Kedung Bocok Moch. Ali Ridlo yang dikonfirmasi melalui telepon selasa 31/03 mengatakan bahwa pekerjaan itu sudah sesuai dan murah  mungkin karena politik desa yang saat ini sedang memanas hingga ada pengaduan masyarakat pada bratapos.com

Terpisah Direktur Bidang Konstruksi LSM WAR ( Wadah Aspirasi Rakyat ) Ir.Hariyanto SH.MT saat di mintai Komentarnya Selasa 31/03 dikantornya mengatakan ,” sebenarnya bila para Kades patuh dengan peraturan Bupati yang menetapkan standart harga tertinggi untuk bahan yang digunakan dalam pembangunan di desa – desa hal seperti itu bisa dihindari , dan yang lebih penting lagi niat awal dari pengguna anggaran itu ada niat mencuri ( korupsi) atau tidak, bila ada niatan untuk Korupsi maka hal seperti itu telah layak untuk dilaporkan pada aparat penegak Hukum” , Pungkas  pria Lulusan ITS ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI UNTUK ANDA