by

Begini..!! Cara Wali Kota Probolinggo, Capai Putusan Tanpa Harus Tatap Muka

-Terbaru-397 views

PROBOLINGGO, Bratapos.com- Guna meminimalisir pertemuan antara wali kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),wilayah lingkungan pemerintah kota Probolinggo Pada, Selasa 24 Maret 2020 siang dilaksanakan telekonferensi di Command Center kantor Wali kota. Sabtu, (28/03/2020).

Dalam pertemuan, Hadi Zainal Abidin yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Aman Suryaman dengan beberapa OPD terkait, diantaranya: kepala Dispopar Budi Krisyanto, Kabag Organisasi Prijo jatmiko, Camat Wonoasih Deus Nawandi, Camat Kademangan Pujo Agung Satrio, Kepala BKPSDM Gogol Sudjarwo, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Ghofur, Camat Kanigaran Agus Riyanto dan juga beberapa pimpinan OPD lainnya, nampak melakukan perbicangan dengan cara jarak jauh.

“Saya ingin tahu, atas perkembangannya di OPD masing-masing, pekerjaannya apa saja yang telah menjadi halangan dengan keterbatasan waktu saat seperti ini,”Ucap Wali kota saat membuka telekonferensi.

Dalam acara tersebut, ada salah satu pihak OPD, yang melapor tentang adanya pegawai yang baru pulang dari Surabaya telah mengisolasi diri dirumahnya, “Iya, lebih baik mengkarantina diri sendiri saja, bila perlu beri surat tugas agar melakukan tugas pekerjaannya dirumah, lebih baiknya tidak usah keluar rumah,”Respon Habib Hadi terkait laporan tersebut.

Sedangkan menurut Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), bernama Ghofur melaporkan, dalam pelaksanaan lelang tak ada kendala, akan tetapi pihak Manajemen Konstruksi (MK) Rumah sakit baru ada pembuktian, karena undangan kontraktornya berasal dari daerah zona merah, maka bagian PBJ membuat surat terkait pembuktian lewat telekonferensi.

“Kami sudah bekerjasama dengan Dinas Kominfo, bahwa pembuktiannya lewat telekonferensi, dan nantinya pokja yang akan melakukan telekonferensi,”Tutur Ghofur kepada Wali kota.

“Lanjutkan khususnya untuk Rumah Sakit (RS), Hukumnya wajib bagi pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit baru di Kota Probolinggo,”Tegas Wali kota.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan M. Maskur, saat koordinasi ia menyatakan, Gubernur Jawa timur telah mengeluarkan surat edaran buat perpanjangan anak didik agar belajar di rumah.

“Pengumuman Pemerintah Kota Probolinggo, tidak menyebutkan tanggal masuknya, ya lanjut saja sampai ada pemberitahuan lagi,”Jawab Habib Hadi disambut senyum para kepala OPD yang ikut dalam telekonferensi tersebut.

Kesulitan membeli hand sanitizer memang dialami oleh banyak Masyarakat, Wali kota pun menegaskan, sambil menunggu dari Dinas Kesehatan, khususnya OPD maupun Masyarakat, dapat menyiapkan galon air isi ulang yang tidak terpakai untuk diisi air lagi dan gunakan buat cuci tangan. 

Di akhir telekonferensi siang itu, wali kota juga memberikan himbauan pada kepala OPD, menurutnya koordinasi ini untuk mempermudah mengambil keputusan tanpa harus bertatap muka.

“Tapi ingat, saya tekankan, masing-masing Handphone jangan di silent, masih ada kepala OPD yang begitu dan baru satu jam telepon balik dengan berbagai alasan,saya hanya ingin memantau kerja dan percepat koordinasi,”tegas Habib Hadi.

Sementara itu aplikasi telekonferensi, dari pihak Kepala Diskominfo Aman Suryaman menjelaskan, bahwasannya untuk aplikasi tersebut, joinnya berjumlah 100 partisipan. Aplikasi ini bisa untuk meeting, persentasi, berbagi video atau file. Suara dan gambar yang dihasilkan pun sangat bagus meski partisipan di daerah Kota Probolinggo.

“Ya, intinya kami mensupport apa yang dibutuhkan agar koordinasi lebih nyaman dan pelayanan kepada Masyarakat tetap bisa maksimal,”Pungkasnya. (Shelor).

Reporter/Publiser: Shelor

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA