68 Views
oleh

Kabar Hoax Adanya Pria Di Binjai Positif Covid-19 Yang Melarikan Diri Hingga Buron

Binjai-Bratapos.com
Media sosial sejatinya diciptakan oleh para pengembang teknologi guna memudahkan publik untuk berinteraksi dan saling bertukar informasi di seluruh dunia.


Namun, penggunaan nya kerap di salah gunakan untuk menyebar informasi yang tidak benar adanya atau berlabel HOAX.
Seperti halnya yang tengah ramai diperbincangkan warga net melalui media sosial facebook, Sabtu (21/03/2020) beredar informasi yang sempat menjadi viral terkait adanya salah seorang pria berdomisili Kota Binjai positif Covid-19 yang melarikan diri dan menjadi buronan.


Dalam postingan yang ramai dishare para netizen, terdapat sebuah screenshot pesan WhatsApp bermuatan foto seorang pria dengan bertuliskan “Si tanti nya meninggal barusan..tadi mlm suaminya mo dijemput paksa lari duluan.. suaminya bilang mo disebar biar jgn keluarganya aja yg terinfeksi.. Skarang lagi buron..buronan Covid-19, mohon jika ketemu bapak ini segera laporkan kepihak berwajib,”.


Sontak hal tersebut menjadi viral dan menimbulkan keresahan secara psikologis terhadap para pembaca nya.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai Dr Sugianto saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya menjelaskan bahwa warga Binjai Positif Covid-19 yang menjadi buronan tersebut tidak benar adanya.


Dokter Sugi sapaan akrabnya itu juga menambahkan bahwasanya kondisi terkini pria berinisial ‘D’ yang viral itu sedang dalam keadaan sehat tanpa adanya gejala terserang virus Corona.


“Informasi yang beredar di medsos itu Hoax, laki-laki yang dimaksud saat ini sangat kooperatif menuruti langkah yang diberikan oleh pemerintah, bahkan baru satu jam yang lalu kita baru selesai periksa kondisi dia, Alhamdulillah tidak positif dan tidak ada gejala Corona sedikitpun,” beber Sugianto


Sementara itu menanggapi adanya informasi yang menuai keresahan publik itu, Kassubag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan ikut menyebarkan konten yang belum terbukti kebenarannya.


“Cerdaslah dalam bermedsos, saring informasi yang kita terima dan buktikan kebenaran nya, ingat penyebar Hoax dapat dipidana sesuai dengan Undang-undang yang berlaku loh,” kata Ginting


Dirinya menilai penyebaran konten berlabel Hoax ditengah maraknya wabah virus Corona dapat berpotensi merugikan lapisan masyarakat serta negara.


Saat ditanya mengenai proses hukum bagi penyebar informasi hoax yang membuat panik warga Kota Binjai, Ginting mengatakan bahwa hal itu masih didalami Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim-red) Polres Binjai. (dyk.p)