by

Karena Faktor Ekonomi, Pasutri Tinggal Di Gubuk Derita

Aceh Selatan, Bratapos.com – Rumah tidak layak huni menjadi hal yang lumrah bagi sepasang pasutri yang bernama M.Zikirullah alamat Gampong Batte Tunggai Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan, mereka tinggal dirumah tersebut hampir dua tahun silam.

Namun mereka tidak cemas tinggal berdua di gubuk derita itu, walaupun hidup mereka tanpa mengharapkan belas kasihan dari pihak lain.

Rumah mereka berlantaikan tanah tidak mempunyai lampu listrik akan tetapi mereka tidak pernah menyampaikan keluhan atas penderitaan mereka, kadang disiang hari M.Zikirullah dan istri bekerja sebagai petani.

Pada pagi minggu (09/02/2020) tim media Bratapos ada giat di daerah Gampong Batte Tunggai bersama kawan-kawan dalam rangka pangilan hati melihat lokasi rencana pembangunan Pasantren Modern (Yayasan) dalam perjalanan menuju lokasi tersebut tim melihat ada sebuah gubuk derita yang dihunikan sepasang suami istri (pasutri).

Lalu kami singgah di gubuk tersebut sebelum menuju lokasi rencana Pasantren Modern di Gampong Batte Tunggai itu dan bercerita panjang lebar sembari menikmati panorama alam disana yang masih alami dan asri, dan pasutri itu terus berkata kepada kami agar kedatangan tuan-tuan kemari bisa merubah nasibnya dan bisa menyampaikan kepada pihak ketiga atau pemkab Aceh Selatan dapat membangun rumah layak huni tuturnya.

Katanya M.Zikirullah kepada media Bratapos.com, sangat mengharapkan belas kasihan dari pihak ketiga atau pemkab Aceh Selatan untuk membantu keringanan membangun sebuah rumah yang layak huni untuknya demikian harapnya.

Reporter : Asmar Endi

Editor : Dr

Publisher : Redaksi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA