oleh

Sedang Menstruasi: Karyawati Bank Sumut Diduga MESUM Bersama Atasannya

BINJAI, BrataPos.com – Belum lama ini terbongkar Skandal antara Pilot Garuda Indonesia dengan Pramugari Garuda Indonesia yang telah menghebohkan publik. Sedangkan di provinsi Sumatera Utara terbongkat pula Skandal asmara antara petinggi BUMD PT. Bank Sumut.

Bermula pada Operasi PEKAT yang dilaksanakan oleh Walikota Binjai dan tim Gabungan yang terdiri dari Satpol PP kota Binjai, Dinas Pariwisata, Polres Binjai, Kodim 0203/LKT, Denpom 1/5-2 Binjai serta BNN kota Binjai pada tanggal 3- Desember 2019 menuai kontroversi. Pada saat dilaksanakan penggrebekan di Hotel “G” kota binjai telah diamankan pasangan yang bukan suami istri dari dalam sebuah kamar terkunci, namun pasangan ini tidak terdata dalam pasangan yang diamankan saat operasi PEKAT tersebut .

Saat dilakukan identifikasi oleh tim gabungan operasi PEKAT nama dua orang hilang dari data yang direaleased Komandan SatPol Pamong Praja Otto Harianto. Melalui pesan singkat whatsapp dari Kabid Penertipan Satpol PP kota Binjai,Andi B. Sihotang membenarkan hal ini “ benar ada salah satu petinggi BUMD PT.Bank Sumut yang terjaring dalam operasi,pria tersebut bukan warga Binjai melainkan warga kota Medan sesuai KTP-nya.” Terang Andi seorang Kabid yang lulusan STPDN.

Saat dipertanyakan nama dari Petinggi BUMD PT.Bank Sumut tersebut Andi dan Otto menolak menjabarkannya lebih lanjut namun memberikan inisial “SR”. Satpol PP terkesan menutupi petinggi PT.Bank Sumut tersebut, namun Team Bratapos melakukan Verifikasi dari pemilik plat nomor polisi BK 1682 UC yang diketahui beralamat Medan Selayang Jalan Melati 1 dengan Inisial nama “S.Srg”. Pemilik Mobil Mitsubishi Pajero Hitam tersebut benar adalah salah seorang yang terkait pengamanan oleh tim Gabungan Pemkot Binjai.

Inisial “SR” yang dikaburkan oleh Satpol PP sebenarnya berinisial “S.Srg” yang pernah menjabat sebagai Kepala Cabang PT.Bank Sumut Binjai ditahun 2013,Kepala Cabang PT.Bank Sumut Kisaran Tahun 2016 dan sekarang “S.Srg” mengkomandoi seluruh cabang PT.Bank Sumut sebagai Kepala Divisi Manajemen Resiko PT.Bank Sumut .

Atas dasar temuan tersebut, Bratapos melayangkan surat permohonan Klarifikasi dan Konfirmasi kepada “S.Srg”.namun yang bersangkutan tidak bersedia menemui team Bratapos, melainkan mengutus orang yang mengaku sebagai anak kandungnya untuk melakukan mediasi.

IMG-20200102-WA0050

Team Bratapos tetap berpedoman dengan kode etik jurnalis yang telah ditentukan, Sebagai kontrol sosial jurnalis berhak mempublikasikan setiap berita dan fakta dilapangan dengan dasar yang kuat dan dapat dipertanggung jawabkan dalam perlindungan Undang-undang pers nomor 1999.

Menurut keterangan “S.Srg” melalui “F” orang yang mengakui sebagai anaknya menerangkan bahwa “wanita yang dibawa oleh bapak benar bekerja di Bank Sumut juga dan satu kantor dengan orang tua saya, namun saya tidak banyak komunikasi Bersama beliau”. Kata “F” menerangkan apa yang disampaikan oleh “S.Srg” padanya. “bagaimana mungkin dalam keadaan menstruasi melakukan perbuatan mesum bang?” kata “F” pada Media Bratapos.(Team Bratapos)

REKOMENDASI UNTUK ANDA