98 Views
oleh

Kadinkes Gresik Diperiksa Inspektorat, Dugaan Sunat Gaji Pegawai

GRESIK, BrataPos.com – Dugaan pemotongan gaji Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dan Santer diberitakan dibeberapa Media.

Hal itu, membuat Inspektorat Kabupaten Gresik melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik, drg. Saifudin Ghozali. Kemarin (16/10/2019).

Pemeriksaan dilakukan di ruang Kadinkes lantai 2. Selama 4 jam, mantan Sekretaris Dinas Kesehatan itu diperiksa. Terlihat yang memeriksa dari Inspektorat Ganjur.

Sekitar jam 17.00 Wib Kadinkes maupun pihak Inspektorat keluar dari ruangan. Saat ditanya tentang hasil pemeriksaan. Wawan Kurniawan Sekretaris Inspektorat membenarkan dengan adanya pemeriksaan terhadap Kadinkes

“Hasilnya belum diketahui. Paslanya masih dalam proses. Sehingga kami belum bisa memberikan kesimpulan. Kalau memang diperlukan pemeriksaan ulang. Ya kami periksa lagi,” tegasnya.

Semenyara Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik, drg. Saifudin Ghozali tidak menampik bahwa dilakukan pemeriksaan. “Hanya dilakukan klarifikasi,” singkat dia sambil turun dari tangga menuju mobil dinas.

Persoalan ini mencuat setelah ada salah satu pegawai Puskesmas yang mengadukan dugaan pemotongan gaji ASN dilingkungan Dinkes Gresik yang tidak ada dasar hukumnya yang mengadu kepada LSM LPB (Lembaga Pemantau Birokrasi).

Dugaan pemotongan itu besarnya bervariasi. Mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per orang. Rata-rata mereka yang gajinya dopotong tidak bisa berbuat apa-apa.

Anehnya lagi. Diberitakan dibeberapa media bahwa potongan tersebut “legal”. Namun tidak lama kemudian. Uang pemotongan itu dikembalikan lagi.

Reporter : jml
Editor/Publisher : wit