oleh

Diduga Nekad Akhiri Hidup Kerna Dituduh Jadi Kibus

TANJUNG BALAI, Bratapos.com – Seorang remaja nekad bunuh diri dikernakan sakit hati di tuduh jadi kibus, Merasa kecewa dan sakit hati seorang remaja mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dapur dengan tulisan “aku tak ada membongak, aku tak ada menjadi kibus demi Allah aku akan mati”.

Dari tulisan secarik kertas ini menjadi pertanyaan bagi pihak kepolisian Datuk Bandar apa motif sebenar dari kejadian Remaja yang nekad akhiri hidup dengan gantung diri, siapakah sebenarnya yang melontarkan tuduhan itu kepada dia Remaja Polos yang baru beberapa tahun lulusan SMA 3 itu.

(E) remaja muda yang beralamat di Jalan Sikas Lingkungan III Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai itu dikenal sebagai anak yang ramah dan sosok yang bersahabat.

Tidak diketahui secara jelas apa motif sebenar dari kejadian bunuh diri yang di lakukan remaja itu pada hari Rabu,9 Oktober 2019 Pukul Satu (1) pagi.

Penemuan jasad korban yang pertama kali di ketahui oleh ayah kandungnya sendiri Saut Sianturi(49 Thn) alias Ucok tepat pada pukul 05.30 wib yang hendak ke kamar mandi dengan posisi leher tergantung pada tali yang melilit lehernya.

Dengan kejadian itu sang Ayah histeris dan teriak lalu sontak warga sekitar mengerumuni lokasi kejadian. Tak berapa lama kemudian Polisi dari Kecamatan Datuk Bandar langsung tiba di lokasi dan langsung melakukan Evakuasi kepada jasad korban yang sudah tidak bernyawa lagi.

Saat di lakukan Evakuasi kepada jasad korban Polisi tersebut menemukan pria yang berambut Ikal berbadan sedang itu menggunakan celana pendek di bawah lutut dan menggunakan celana dalam warna Hijau lumut dan tidak memggunakan Baju.

Menurut salah satu sahabat korban yang namanya tidak mau di sebutkan yang di tanya awak media mengatakan “Alm ( E) ini bang Tamatan SMA Negeri 3 orangnya baik, suka bergaul , tidak sombong dan suka menolong sahabat yang sedang membutuhkannya”.

“Dan yang saya ketahui Alm ( E) sudah Tiga tahun lebih tidak pacaran,mereka di sini mengontrak (menyewa) rumah bang. Rencananya tamat adiknya tahun ini,dari sekolah Dasar ( SD ) mereka mau pindah ke silomlom simpang empat kabupaten Asahan”, ucapnya mengakhiri percakapan tersebut.

Sementara itu Kanit Polsek Datuk Bandar Bpk Iptu Hotben Pasaribu mengatakan setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, pihak keluarga tidak mau di Autopsi dan mengatakan ini memang benar murni Bunuh diri. Dan apabila nanti terkait ada permasalan atau muncul masalah atau juga ada informasi meninggalnya bunuh diri ini dipersilahkan untuk konfirmasi ke Polsek Datuk Bandar. Tutupnya

Reporter : Irwansyah

Editor / publisher : dr

 

REKOMENDASI UNTUK ANDA