oleh

Berdalik Melihat Sosok Gendruwo Warga Sumbergedong Di Gelandang ke bui

Trenggalek , Bratapos.com – Lelaki Hengki Anis Shafrizal ( 35 ) tahun warga Rt 017 Rw 006 kelurahan sumbergedong kecamatan trenggalek kabupaten trenggalek terpaksa di laporkan warga.

Pemuda 35 tahun tersebut di laporkan tetangganya sendiri Prasetyono Rt 001 Rw 001 kelurahan Mrangen kecamata purwoasri kabupaten kediri yang indekost di dekat rumah tersangka akibat telah melakukan pengrusakan dan penganiayaan .Dengan dalih hanya mengaku melihat sosok makhluk gaib di atas mobil Prastyono” Hengki Anis Shafrizal (35), merusak mobil itu dengan melemparkan tabung elpiji 12 Kilogram sebanyak dua kali dan mengakibatkan kerusaka pada kaca depan dan body mobil.Makhluk gaib itu dianggap telah membunuh ayam kesayanganya dengan nilai seharga Rp 5 juta miliknya.

IMG-20191008-WA0525

Hengki yang merupakan warga Kelurahan Sumbergedong, Kabupaten Trenggalek itu akhirnya di gelandang Satreskrim Polres Trenggalek.akibat merusak mobil CRV L.1568.jG.Warna putih milik tetangganya, ia juga telah menganiaya keamanan perumahan setempat.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan saat jumpa pers senin 08/10/2019 di halaman mapolres trenggalek .peristiwa bermula saat tersangka baru pulang ke rumahnya usai melatih burung merpati balap. Saat itulah, tersangka melihat ayam jantannya mati. Kematian ayam yang dianggapnya tidak wajar itulah yang membuat tersangka tidak terkontrol emosi dan meluapkan ke semua orang.

“Dalam pengakuannya, tersangka berdalih melihat sebuah sosok makhluk gaib yang dianggap telah membuat ayamnya mati. Makhluk gaib itu dilihatnya berada di atas mobil tetangganya, sehingga dilempar dengan tabung gas elpiji 12 kilogram tersebut.

“Tersangka ini mengaku melihat sosok genderuwo,” ucap kapolres trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak S.IK.”M.H.

IMG-20191008-WA0524

Melihat tersangka marah-marah, seorang petugas keamanan lingkungan datang untuk menenangkan tersangka. Tapi tersangka malah menganiaya dengan membanting petugas itu hingga tulang pada jari kelingking dan manis petugas itu patah.

Tidak terima dengan perlakuan tersangka, para korban kemudian melapor ke Polres Trenggalek. Berdasarkan laporan itu, Tim Satreskrim langsung ditangkap dan digelandang ke mapolres untuk diperiksa. Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 406 dan 351 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun.

Reporter :(yanto)

Editor/ Publisher : dr

REKOMENDASI UNTUK ANDA