oleh

Warga Minta Tindak Tegas Pembuangan Limbah Kimia Di Pasar Kemis

TANGGERANG, BrataPos.com – Maraknya limbah kimia yang sangat menyengat bertebaran di area tanah PU, wilayah kawasan Industri Pasar Kemis persisnya berdekatan dengan PT. Victoria Chingluh membuat warga resah.

Dimana limbah berbahaya itu dibuang oleh Truck Tronton di area tanah kosong, sehingga  banyak warga sekitar mempertanyakan keberadaan limbah tersebut. Ironisnya hingga kini kebaradaan limbah tersebut masih bercokol di tempat tersebut.

Aroma bau busuk dan menyengat hidung itu sudah tiga bulan keberadaannya, sehingga membuat sesak nafas dan pusing kepala serta  pernafasan sesak yang dirasakan oleh warga sekitar.

Hal ini yang menjadi sorotan oleh semua pihak. Dimana warga meminta aparat terkait bisa dapat menindak lanjutinya.

“Bau busuk kimia yang sangat menyengat dan menusuk hidung ini terasa bila kita berada dikawasan limbah ini, dan ini sangat berbahaya buat kesehatan manusia, nafas menjadi sesak dan kulit gatal gatal, dan ini betul sangat berbahaya sekali,” ujar nara sumber yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan kepada awak media, Sabtu (05/10/2019).

Dikatakan, bahwa pembuangan limbah tersebut dilakukan oleh truck tronton dari luar kota (Bandung, red), yang dibuang kelokasi dan dilakukan mulai dari pukul 20.00 hingga pukul 24.00, dimana sebagian warga sedang terlena istirahat.

“Coba aja bapak kesana dan lihat sendiri keberadaan lokasinya, dimana banyak berserakan limbah yang sangat bau menyengat hidung, dan menyesakkan pernafasan dan pusing kepala, bila berlama lama di tempat tersebut,” ucapnya lagi.

Seperti apa yang dikatakan oleh warga, dimana nanti bila hujan turun, maka limbah limbah pembuangan kimia tersebut akan menguap seiring dengan hembusan angin yang meniup, bukan tidak mungkin uap bau busuk tersebut akan dihisap oleh warga sekitar yang berdekatan dengannya.

IMG-20191007-WA0017

Hal ini yang dicemaskan oleh banyak warga, konon kabar yang bisa dipercaya dikatakan bahwa limbah limbah kimia tersebut dibawa oleh truck tronton dari Bandung yang rencananya akan dibuang di Bogor, akan tetapi disana (Bogor, red) limbah tersebut ditolak keberadaannya.

“Disana ditolak (Bogor, red) akhirnya buangnya disini, tetapi mereka tidak berfikir panjang tentang dampak dari pembuangan limbah disini sehingga berakibat fatal bagi warga sini yang dekat lokasi pembuangan limbah ini,” ungkapnya.

Dan wargapun memohon kepada pihak terkait, khususnya Pemerintah Kabupaten Tangerang, agar segera bisa menindak lanjuti lokasi pembuangan limbah yang sangat menyengat hidung dan menggagu pernafasan (Ispa).

Sementara Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar ketika dihubungi via seluler terkait keberadaan adanya limbah bau busuk yang berada dikawasan Industri Pasar Kemis, sibuk tidak tersambung. Hal ini justru media akan menindak lanjuti kepihak pihak instansi terkait.

Reporter : Fatah/Soleh

Editor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA